Disertasi Program Doktor Hubungan Seks Tanpa Nikah Jadi Perdebatan, Dianggap HAM dan Rugikan Wanita

Konsep Milk Al-Yamin Muhammad Syahrur sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Non Marital” itu disusun oleh Abdul Azis, pengajar di UIN Surakarta

Disertasi Program Doktor Hubungan Seks Tanpa Nikah Jadi Perdebatan, Dianggap HAM dan Rugikan Wanita
Shutterstock
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, YOGYAKARTA - Para akadmisi Islam di Yogyakarta dibuat geger sebuah disertasi untuk program doktor di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta yang membahas tentang celah hubungan seks di luar nikah yang dibolehkan.

Dilansir dari Tribunnews.com, kajian ini memaparkan pemikiran pemikir Islam, Muhammad Syahrur, tentang celah hubungan seks di luar nikah yang dibolehkan.

Islam dengan tegas melarang hubungan seks di luar pernikahan.

Hukum itu berlaku dan dipahami seluruh muslim di dunia.

Mayoritas agama lain juga memberlakukan aturan yang sama.

Namun, sebuah disertasi di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, memaparkan sebaliknya.

Ada celah di mana hubungan seks tanpa menikah atau non marital bisa dianggap halal.

Janda Enji Baskoro Ayu Ting Ting Lebih Memilih Duda Ketimbang Perjaka hingga Sindiran Soal Keturunan

Disertasi yang berjudul “Konsep Milk Al-Yamin Muhammad Syahrur sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Non Marital” itu disusun oleh Abdul Azis, pengajar di UIN Surakarta.

Dihubungi VOA, Abdul Azis menjelaskan, hubungan seks di luar nikah bisa dianggap halal menurut konsep Muhammad Syahrur, apabila memenuhi empat syarat.

“Jadi hubungan seksual non marital boleh, dengan catatan tidak dilakukan di tempat terbuka. Tidak dengan perempuan bersuami. Kemudian bukan secara homo dan bukan inses. Selebihnya boleh,” kata Abdul Azis.

Halaman
1234
Editor: ediyusmanto
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved