Disertasi Soal Hubungan Seks Tanpa Nikah Jadi Perdebatan, Inilah Argumen Abdul Azis yang Menyusunnya

Disertasi yang berjudul “Konsep Milk Al-Yamin Muhammad Syahrur sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Non Marital” itu disusun oleh Abdul Azis

Disertasi Soal Hubungan Seks Tanpa Nikah Jadi Perdebatan, Inilah Argumen Abdul Azis yang Menyusunnya
Tribunnews.com
Ilustrasi pernikahan 

“Jadi hubungan seksual non marital boleh, dengan catatan tidak dilakukan di tempat terbuka. Tidak dengan perempuan bersuami. Kemudian bukan secara homo dan bukan inses. Selebihnya boleh,” kata Abdul Azis.

Muhammad Syahrur adalah pemikir Islam dari Suriah.

Konsep itu merupakan salah satu buah pikirannya, yang didasari keinginan menempatkan hubungan seks sebagai bagian dari hak asasi manusia.

Karena itu, menurut Syahrur, seseorang tidak boleh dihukum hanya karena melakukan hubungan seks tanpa ikatan pernikahan.

Hubungan Seks Sebagai HAM

Senada dengan Syahrur, Abdul Azis menyusun penelitian untuk program doktor ini dengan latar belakang yang sama.

Kepada VOA, dia mengaku prihatin dengan realitas adanya krimininalisasi dan stigmatisasi terhadap hubungan seksual non-marital, baik di Indonesia maupun negara muslim lain.

Menurutnya, semua itu berawal dari hukum agama yang hanya melegalkan hubungan seksual marital, dan hubungan seksual tanpa pernikahan dianggap kejahatan.

Negara kemudian mengadopsi nilai-nilai itu dan memasukkannya ke dalam hukum nasional.

Dijelaskan Azis, konsep milk al yamin didasarkan pada hubungan perbudakan di masa lalu.

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved