542 Peserta Berpartisipasi di FL2SN Bangka Belitung

Sebanyak 542 pelajar dan official SD, SMP, SMA/K dari kabupaten kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berpartisipasi pada gelaran Festival

542 Peserta Berpartisipasi di FL2SN Bangka Belitung
bangkapos.com/dedy q
Penampilan tarian dari SMK N 1 Pangkalpinang pada pembukaan FLS2N Babel 2018 di Soll Marina Hotel, Pangkalanbaru, Bangka Tengah, Selasa (3/9/2019). 

542 Peserta Berpartisipasi di FL2SN Bangka Belitung

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sebanyak 542 pelajar dan official SD, SMP, SMA/K dari kabupaten kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berpartisipasi pada gelaran Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), 3 September-6 September 2019.

Mereka terdiri dari 91 orang peserta tingkat SD, 150 peserta tingkat SMP, 126 tingkat SMA, dan 175 peserta tingkat SMK.

Pembukaan gelaran ini berlangsung meriah dengan penampilan atraksi seni dan budaya di Soll Marina Hotel, Selasa (3/9/2019) sore.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kepulauan Bangka Belitung Rita Aryani mengatakan, para peserta akan bertanding untuk lima kategori bagi SD dan SMP, lalu sembilan kategori bagi tingkat SMA, dan enam kategori tingkat SMK.

FLS2N tingkat Provinsi Babel tahun ini mengusung tema Seni Membentuk Kepekaan Rasa terhadap Lingkungan Lokal dan Global.

Pemenang pada gelaran ini akan dikirim mewakili Babel pada FL2SN tingkat SD dan SMP di Tanggerang, 15-21 September 2019, dan tingkat SMA dan SMK di Provinsi Lampung, juga pada 15-21 September 2019 mendatang.

Beberapa di antara tujuan FLS2N digelar adalah memotivasi serta memfasilitasi sekolah dan pelajar agar berperan aktif pada minat seni dan budaya hingga melestarikan seni dan budaya bangsa yang berakar pada seni daerah.

"Kami harapkan gelaran ini bisa mengembangkan penguatan pendidikan karakter di bidang seni dan budaya melalui kreativitas siswa dan terpilihnya pelajar terbaik dalam bidang seni dan budaya di Babel," kata Rita

Staf Ahli Gubernur Babel bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Syahrudin yang hadir membuka FLS2N Babel 2019 ini mengatakan, seni dan budaya merupakan wahana manusia mengekspresikan dan mengembangkan diri. Seni memiliki peran strategis dalam menyuarakan makna kehidupan.

Dia berharap kegiatan ini bisa mengasah kepekaan hati dam nurani hingga akhirnya menghaluskan budi pekerti dan tingkah laku. Termasuk diharapkan bisa melestarikan seni dan budaya di Babel.

"Pemerintah memandang perlu menyelenggarakan aktivitas kesenian untuk mewadahii ekspresi dan kreatitivitas ini. Melalui arena berkesenian ini diharapkan mampu membangkitkan potensi dan talenta peserta didik dengan prestasi, karya, dan kebanggan bagi dunia pendidikan," kata Syahrudin.

(bangkapos.com /Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved