Berita Sungailiat

Iuran BPJS Naik, Anggaran PBI Kesehatan Pemkab Bangka Terancam Membengkak

Total sebanyak 15.727 orang peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan kelas III yang dibiayai oleh APBD Kabupaten Bangka.

Iuran BPJS Naik, Anggaran PBI Kesehatan Pemkab Bangka Terancam Membengkak
Bangkapos.com/Riki Pratama
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Then Suyanti 

BANGKAPOS.COM--Total sebanyak 15.727 orang peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan kelas III yang dibiayai oleh APBD Kabupaten Bangka. Dari jumlah itu sebesar Rp 4,7 milyar anggaran dikucurkan untuk pembiayaan peserta BPJS tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Then Suyanti, mengharapkan tidak terjadi kenaikan iuran PBI untuk kelas III, karena akibatnya bisa membengkaknya anggaran Pemerintah untuk pembiayaan iuran BPJS Kesehatan.

"Kami sudah minta ke bupati, saat ini lagi pembahasan untuk dinaik otomatis, bila tidak naik kita pembahasan lagi, karena rencana kita targetnya Universal Health Coverage (UHC) semua dapat perlindungan kesehatan tahun depan harus 99 persen terlindungi untuk kelas III dan kami harapkan tidak terjadi kenaikan iuran untuk kelas III ini," ungkap Then Suyanti kepada bangkapos.com, Selasa (3/9/2019).

Diakuinya, saat ini Pemerintah Kabupaten Bangka telah menanggung semua pembayaran Iuran PBI kelas III dengan biaya Rp 25.000 setiap orangnya, dimana 81,07 persen warga Kabupaten Bangka telah menjadi peserta BPJS Kesehatan.

"Mereka telah terdaftar sebagai peserta PBI, mereka yang menerima rekomendasi dari pihak desa, camat yang tidak mampu jadi dicek benar bahwa warga tersebut tidak mampu," pinta Then Suyanti.

Then kembali berharap pihak BPJS kesehatan tidak menaikan Iuran kelas III agar anggaran Pemkab Bangka tidak membengkak untuk membiayai peserta PBI.

"Kami berharap naik untuk kelas III biaya akan membengkak dalam arti asumsi kami dari APBD, bila terjadi kenaikan akibatnya tidak ada penambahan kuota lagi kasihan masyarakatnya," keluh Then.

Pasalnya berdasarkan data sebanyak 15.727 peserta BPJS PBI yang ditanggung APBD Pemkab Bangka, PBI dari APBN sebanyak 55.042 orang, dan peserta yang ditanggung Provinsi Babel sebanyak 11.492 orang, bila di totalkan ditambah dengan peserta mandiri 254.526 orang.

Sementara, Bupati Kabupaten Bangka, Mulkan, menanggapi hal berbeda terkait rencananya adanya kenaikan iuran peserta BPJS. Menurutnya yang harus diperbaiki BPJS itu birokrasinya bukan menaikan harganya.

"Dengan Iuran peserta BPJS saat ini saja masih ada yang tidak membayar menunggak, bagaimana bila dinaikan, sehingga harus menjadi suatu kajian dan evaluasi kita bukan menaikan, tetapi membenah birokrasi dari BPJS, menaikan itu gampang, tetapi harus melihat kondisi ekonomi masyarakat jangan sampai terbebani," ungkap Mulkan.

Selain itu, Mulkan juga berencana akan mengevaluasi peserta dari PBI di Kabupaten Bangka apakah sudah tepat sasaran. Untuk itu dia menyarankan pegawai tenaga kontrak di Kabupaten Bangka tidak menjadi peserta PBI.

"Saya sudah perintahkan untuk peserta PBI sudah tepat sasaran atau belum, harus memang tepat ke masyarakat yang membutuhkan. Bila ada tenaga kontrak masuk dalam PBI akan di tarik dan dialihkan, karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan, tenaga kontrak memiliki penghasilan bulanan, jangan sampai ditanggung secara gratis, sehingga harus dialihkan ke masyarakat yang memerlukannya,"tegas Mulkan. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved