Kebohongan Terbongkar, Awalnya Aulia Kesuma Tak Minta 2 Buruh Tani Ini Bunuh Suami dan Anak Tirinya

Aulia Kesuma ternyata berbohong kepada dua pembunuh bayaran yang disewanya untuk membunuh suami dan anak tirinya.

Kebohongan Terbongkar, Awalnya Aulia Kesuma Tak Minta 2 Buruh Tani Ini Bunuh Suami dan Anak Tirinya
KOMPAS.com/BUDIYANTO
Tersangka AK (45) mengenakan pakaian warna orange digiring sejumlah anggota polisi di Polres Sukabumi di Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (28/8/2019). 

BANGKAPOS.COM - Aulia Kesuma ternyata berbohong kepada dua pembunuh bayaran yang disewanya untuk membunuh suami dan anak tirinya.

Kebohongan Aulia Kesuma ini terungkap setelah Polda Metro Jaya terus melakukan penyelidikan terkait kasus istri membunuh suami dan anak tiri ini.

Dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Panggil Buruh Tani, Aulia Kesuma Tak Beri Tahu Sejak Awal Akan Minta Mereka Membunuh', Aulia Kesuma awalnya menghubungi dua pembunuh bayaran berinisial S dan A di Lampung untuk membantu membersihkan gudang di rumahnya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Namun, perintah dari Aulia Kesuma berubah setelah S dan A tiba di jakarta.

Fakta Terbaru Kebohongan Aulia Kesuma Terbongkar, Mengaku Korban Kerusuhan 98 dan Sebatang Kara

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto mengatakan, kedua pembunuh bayaran itu berprofesi sebagai buruh tani.

Mereka pun belum memiliki pengalaman menghabisi nyawa seseorang.

"Pertama ditelepon untuk mengerjakan bersih-bersih gudang. Ternyata sampai sini (Jakarta) perencanaan berubah," kata Suyudi di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (2/9/2019).

Setibanya di Jakarta, Aulia menjanjikan bayaran Rp 200 juta kepada kedua pembunuh bayaran itu untuk menghabisi nyawa suaminya, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54), dan anak tirinya, M Adi Pradana alias Dana (23).

Namun, Aulia hanya membayarkan Rp 10 juta setelah peristiwa pembunuhan itu.

"Yang dijanjikan saudara Aulia Rp 200 juta untuk masing-masing, S dan A. Aulia baru memberikan Rp 10 juta (kepada A dan S) untuk pulang ke Lampung (setelah Edi dan Dana dibunuh)," ujar Suyudi.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved