Berita Sungailiat

PDAM Tirta Bangka Gencar Tertibkan Pelanggan Tunggak Pembayaran Pemakaian Air

PDAM Tirta Bangka terus melakukan penertiban pelanggan PDAM yang tidak membayar secara teratur

PDAM Tirta Bangka Gencar Tertibkan Pelanggan Tunggak Pembayaran Pemakaian Air
Bangkapos.com/Riki Pratama
Direktur PDAM Tirta Bangka, Suhendra 

BANGKAPOS.COM-- PDAM Tirta Bangka terus melakukan penertiban pelanggan PDAM yang tidak membayar secara teratur, tujuannya untuk memberikan pelayanan secara maksimal terhadap seluruh pelanggan.

Direktur PDAM Tirta Bangka, Suhendra mengatakan, untuk melakukan penertiban tersebut, pihaknya terlebih dahulu melakukan upaya-upaya persuasif dan pemberitahuan surat penagihan terhadap pelanggan yang menunggak selama tiga bulan.

"Kegiatan PDAM saat ini melakukan penertiban dan pemutusan bagi pelanggan yang menunggak diatas tiga bulan, tujuanya dilakukan pemutusan sesuai dengan aturan PDAM. Pemutusan ini dilakukan awalnya dengan upaya pendekatan persuasif, pemberitahun melalui surat tagihan, termasuk pemberitahuan kapan batas waktu mau membayar," jelas Suhendra kepada Bangkapos.com, Selasa (3/9/2019).

Bila semua tahapan telah dilaksanakan,menurut Suhendra, upaya tegas mereka lakukan dengan pemutusan langsung ke pelanggan PDAM.

"Tindakan terakhir kita melakukan tindakan pemutusan dari himbauan yang tidak di indahkan langka terakhir dan tegas melakukan pemutusan, sekitar 20 an pelanggan PDAM yang diputus baru-baru ini karena tidak melakukan kewajiban pembayaran, kemungkinan masih ada lagi," ungkap Suhendra.

Namun pihaknya tidak menutup kesempatan untuk para penunggak yang telah diputus melakukan kembali pemasangan sambungan PDAM.

"PDAM juga memberikan kesempatan pelanggan yang sudah diputus menyambung kembali melunasi tunggakan yang tidak dibayar dengan biaya penambahan dibawah tiga bulan membayar Rp 100.000, ditambah dengan rekening yang menunggak, harus melunasi tunggakan, bila di atas tiga bulan sudah kena biaya sambungan baru," kata Suhendra.

Saat ini jumlah pelangan PDAM sebanyak 10.500 pelanggan  yang aktif tersebar di delapan kecamatan di Kabupaten Bangka.

"Kewajiban kita memberikan pelayanan maksimal ke pelanggan, sementara haknya PDAM pelanggan harus tertib membayar sebagai timbal baliknya, tiap bulan pelanggan kita bertambah dan ada juga ada yang memutus, tetapi animo masyarakat meningkat saat musim kemarau seperti saat ini, mungkin karena banyak sumber air warga yang mulai kering," ungkap Suhendra. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved