Berita Pangkalpinang

Setelah Satu Bulan Diam, Akhirnya Kasus Pengeroyokan Siswa SMA di Pangkalpinang Terungkap

Polres Pangkalpinang lakukan penyelidikan terhadap kasus pengeroyokan yang menimpa siswa SMAN 1 Kota Pangkalpinang

Setelah Satu Bulan Diam, Akhirnya Kasus Pengeroyokan Siswa SMA di Pangkalpinang Terungkap
(Bangka Pos/Rizky Irianda Pahlevy).
Suasana saat pemeriksaan saksi di Unit PPA Polres Pangkalpinang, Selasa (3/9/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Polres Pangkalpinang lakukan penyelidikan terhadap kasus pengeroyokan yang menimpa siswa SMAN 1 Kota Pangkalpinang, Selasa (03/09).

Siswa SMAN1 Kota Pangkalpinang yang berinisial BG, diduga dikeroyok oleh empat teman korban. Nahas keempat temannya yaitu MA, MR, MJ dan HI yang diduga melakukan pengeroyokan, ternyata satu sekolahan dengan BG yaitu di SMAN1 Kota Pangkalpinang.

Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Jadiman Sihotang membenarkan adanya kasus pengeroyokan yang menimpa korban BG.

"Ada kasus kekerasan dibawah umur, tapi kejadian ini sudah dari 4 Agustus 2019. Hal ini karena selama ini tidak diberitahu dan baru ini disampaikan, saat ini juga telah beredar di media sosial makanya kita tindak lanjuti," ujar Kompol Jadiman Sihotang.

Lebih lanjut Kompol Jadiman Sihotang mengatakan adanya keterlibatan siswa sekolah lain dalam kasus pengeroyokan terhadap BG.

"Jadi korban itu dicegat sama anak SMKN2 Pangkalpinang, lalu BG ini dibawa mereka. Setelah sampai di tempat itu BG ini langsung keroyok oleh empat temannya dari SMAN1 Kota Pangkalpinang ini," lanjutnya.

Saat ini untuk kasus BG masih dalam penyelidikan, dan keempat orang yang diduga melakukan pengeroyokan masih dimintai keterangan.

"Keempat anak yang diduga melakukan pengeroyokan ini masih dalam penyelidikan  untuk motif yang lebih jelas. Mereka ini dipanggil untuk dimintai keterangan, kita juga mengusahakan mediasi yang terbaik," lanjutnya.

Sementara itu hadir juga Ketua KPAD Bangka Belitung Sapta Qodria yang mendampingi para siswa saat dimintai keterangan di Unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak).

"Kami melakukan pendampingan dan berkoordinasi dengan Polres Pangkalpinang terkait permasalahan video pengeroyokan di luar sekolah tetapi masih menggunakan atribut sekolah," tutur Sapta.

Halaman
12
Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved