Bupati Markus Apresiasi Desa Sekar Biru Deklarasi ODF

Bupati Bangka Barat, Markus SH, menghadiri deklarasi desa Sekar Biru di Kecamatan Parittiga sebagai Open Defecation Free (ODF)

Bupati Markus Apresiasi Desa Sekar Biru Deklarasi ODF
Ist/Humas Pemkab Bangka Barat
Bupati Markus SH menyerahkan piagam penghargaan sebagai desa bebas ODF alias Stop BAB sembarangan kepada Kepala Desa Sekar Birun, Erwin. 

BANGKA BARAT - Bupati Bangka Barat, Markus SH, menghadiri deklarasi desa Sekar Biru di Kecamatan Parittiga sebagai Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS), Rabu (4/9).

Dengan deklarasi ODF ini, maka desa Sekar Biru menjadi desa kedua di Kecamatan Parittiga setelah sebelumnya desa Telak yang sudah memiliki akses 100% bebas perilaku BAB sembarangan. Bupati Markus pun menyampaikan apresiasinya.

Bupati Markus menandatangani spanduk komitmen warga desa Sekar Biru untuk Stop BAB sembarangan, Rabu (4/9).
Bupati Markus menandatangani spanduk komitmen warga desa Sekar Biru untuk Stop BAB sembarangan, Rabu (4/9). (Ist/Humas Pemkab Bangka Barat)

"Saya memberikan apresiasi luar biasa kepada desa Sekar Biru yang telah mendeklarasikan diri desa ODF. Semua ini tidak terlepas dari peran serta masyarakat desa Sekar Biru yang telah secara aktif mendukung program kesehatan yang digaungkan pemerintah. Dengan dilaksanakannya deklarasi desa ODF ini diharapkan ke depan derajat kesehatan masyarakat Bangka Barat meningkat signifikan," kata Markus.

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, deklarasi ODF atau stop BAB sembarangan penting dan mendesak karena merupakan upaya preventif guna mencegah dan mengendalikan penyakit berbasis lingkungan melalui upaya preventif penyehatan lingkungan.

Markus berharap, ke depan desa Sekar Biru yang sudah mendeklarasikan diri desa ODF dapat meningkatkan statusnya menjadi desa sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) yang terdiri dari 5 pilar yakni; tidak buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun (CTPS), pengelolaan air minum tingkat rumah tangga (PAM RT), pengelolaan sampah tingkat rumah tangga (PS-RT) dan pengelolaan limbah tingkat rumah tangga (PAL-RT).

"Derajat kesehatan masyarakat kita harus terus meningkat apalagi Bangka Barat sudah dinobatkan sebagai Kabupaten sehat. Kita optimis bisa mempertahankannya lagi tentu tak lepas dengan dukungan masyarakat kita dalam menerapkan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas)," tutupnya.

Camat Parittiga, Madirisa S. Pd menegaskan akan terus mendorong delapan desa di Paritiga yang belum deklarasi ODF untuk segera deklarasi.

"Di Kecamatan Parittiga masih ada 8 desa yang belum ODF. Tapi perlu diingat, Parittiga ini salah satu kecamatan yang tidak ada stunting-nya, artinya kesadaran masyarakat untuk hidup sehat sudah bagus, termasuk akses jamban sehat sudah di atas 90-an persen. Saya himbau 8 desa yang belum untuk bisa segera deklarasi. Tak perlu deklarasi itu harus di setiap desa, sebab bisa deklarasi gabungan beberapa desa," tandas Madirisa.

Selain Bupati Markus, turut hadir Sekda Babar, para kepala OPD, Camat dan Kades se-Parittiga, Kapolsek Parittiga Jebus, dan undangan lainnya.

Editor: Evan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved