Bupati Markus Jaring Aspirasi Warga Lewat Bina Pamong

Bupati Bangka Barat, Markus SH, menghadiri kegiatan bina pamong sekaligus deklarasi stop buang air besar sembarangan (BABS) di desa Sekar Biru

Bupati Markus Jaring Aspirasi Warga Lewat Bina Pamong
Ist/Humas Pemkab Bangka Barat
Bupati Bangka Barat Markus SH menyampaikan arahan dalam acara Bina Pamong di desa Sekar Biru, Rabu (4/9) 

PARIT TIGA - Bupati Bangka Barat, Markus SH, menghadiri kegiatan bina pamong sekaligus deklarasi stop buang air besar sembarangan (BABS) di desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Rabu (4/9). Bina pamong, sebut Bupati Markus, sebagai wahana komunikasi untuk menjaring aspirasi warga desa.

"Bina pamong ini pendekatan partisipatif kita untuk pemberdayaan masyarakat. Kenapa harus dilakukan di desa, karena kita ingin dengar langsung dari warga untuk cari solusi soal permasalahan di desa. Melalui bina pamong juga diharapkan dapat dilakukan pembinaan dan pengawasan baik terhadap tertib administrasi maupun realisasi pelaksanaan kegiatan baik di kecamatan maupun di desa-desa," terang Markus.

Dalam kegiatan bina pamong, masyarakat juga dapat menyampaikan berbagai saran dan masukan yang bersifat konstruktif kepada kepala daerah melalui pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait terhadap berbagai persoalan dan dinamika yang terjadi di tengah masyarakat.

"Harmonisasi dan sinkronisasi antara aspirasi masyarakat dengan kebijakan daerah harus sedapat mungkin terakomodir optimal agar kemajuan dan kesejahteraan bersama dapat terwujud secara merata dan berkelanjutan di Negeri Sejiran Setason," ujarnya.

Menurut Bupati Markus lagi, keterlibatan masyarakat merupakan faktor cukup dominan bagi kemajuan daerah. masyarakat harus lebih proaktif dan responsif dalam menyikapi setiap dinamika yang ada, serta dibutuhkan komitmen tegas dan nyata dari masing-masing pihak agar pembangunan dapat terealisasi maksimal.

"Aspirasi masyarakat yang bersifat konstruktif, optimalisasi pemerintah daerah dalam mengakomodir serta didukung perencanaan dan penganggaran yang maksimal akan menghasilkan sinergitas optimal untuk kemajuan daerah," tukasnya.

Markus lantas menghimbau semua pemangku kepentingan dapat memahami dan mendalami tugas dan fungsi masing-masing, meningkatkan kemampuan dan etos kerja, profesionalisme serta menjunjung tinggi akhlak dan moral.

"Dengan begitu pembangunan yang sedang dan akan kita laksanakan dapat memberikan hasil yang optimal sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terwujud dan pemerataan pembangunan dapat terealisasi sejalan dengan visi dan misi Bangka Barat Hebat," tutupnya. (Humas Bangka Barat)

Editor: Evan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved