Timah

Gubernur Erzaldi Ungkapkan Harapan pada JFX Sebagai Bursa Timah di Asia Tin Week

Bursa dalam negeri yang baru saja diberi restu untuk berdagang timah di Indonesia diharapkan bisa memberi dampak yang lebih baik bagi bisnis timah.

Gubernur Erzaldi Ungkapkan Harapan pada JFX Sebagai Bursa Timah di Asia Tin Week
Bangka Pos/ Ibnu Taufik Juwariyanto
Erzaldi Roesman Djohan di Konferensi Timah, Asia Tin Week di XIAN, China 

BANGKAPOS.COM, CHINA -- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Roesman bicara tentang hadirnya bursa timah di Jakarta Future Exchange (JFX) saat ia berbicara di Konferensi Timah Asia Tin Week di Kota Xian, China, Rabu (4/9/2019). Bursa dalam negeri yang baru saja diberi restu untuk berdagang timah di Indonesia diharapkan bisa memberi dampak yang lebih baik bagi bisnis timah.

Gubernur Erzaldi mengatakan sebelumnya ia pernah bercerita tentang dampak bursa ICDX yang tidak optimal sebagai bursa tunggal timah di Indonesia.

"Tahun lalu saya bercerita tentang dampak ICDX yang tidak optimal sebagai satu-satunya pertukaran bursa timah di Indonesia. Tapi sekarang, saya senang untuk memberitahu anda bahwa Indonesia sudah memiliki alternatif bursa komoditas timah yaitu JFX (Jakarta Future Exchange) selain ICDX," kata Erzaldi.

Pada 26 Agustus 2019, JFX sudah mengekspor ingot timah dari Bangka Belitung.

"Kami percaya bahwa keberadaan bursa alternatif ini akan membawa dampak yang lebih baik untuk bisnis timah di Indonesia terutama di Bangka Belitung," katanya.

Erzaldi mengatakan dirinya berharap sumber daya mineral di Bangka Belitung khususnya timah, yang banyak ditemukan di Bangka Belitung, dapat memberikan kemakmuran bagi masyarakat Bangka Belitung serta pengembangan industri di Indonesia dan dunia.

Pada Senin (26/8/2019), Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman meresmikan Bursa Pasar Fisik Timah Jakarta Future Exchange (JFX) atau Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dan PT KBI (Persero) di gudang BGR Logistic, kawasan Ketapang, Pangkalpinang.

Berdasarkan siaran pers bersama yang diterima Bangka Pos, peresmian perdagangan itu juga ditandai dengan ekspor perdana ekspor perdana timah batangan sebanyak 1.410 ton di Pangkal Pinang. 

Simbolisasi ditandai dengan pemecahan kendi oleh Gubernur Babel Erzaldi Rosman. Dia tampak didampingi PT Timah Riza Pahlevi, Direktur JFX Stefanus Paulus Lumintang, Kepala Biro Pengembangan Pasar Berjangka dan Fisik Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Sahudi, Direktur Utama KBI, Fajar Wibhiyadi Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya dan sejumlah perwakilan perusahaan dan instansi terkait.

Launching sekaligus ekspor perdana ini merupakan Sinergi BUMN untuk sektor perdagangan timah. Sinergi ini tidak hanya untuk meningkatkan kinerja bisnis BUMN yang terlibat, tapi juga diharapkan mampu memberikan nilai tambah untuk masyarakat Bangka Belitung, yang merupakan lokasi tambang timah tersebut.

Babel dinilai memiliki potensi besar di sektor pertimahan. Potensi perdagangan komoditas Timah tersebut dilirik oleh salah satu BUMN, yaitu PT. Kliring Berja Indonesia (Persero) sebagai Lembaga Kliring yang telah beraliansi selama 20 tahun dengan PT. Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) untuk secara bersama menyelenggarakan Pasar Fisik Timah Murni Batangan di Indonesia. (*)

Penulis: ibnu Taufik juwariyanto
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved