Berita Sungailiat

Kasus Duel Maut Berebut Janda, Perkaranya Masih Seputar Pemeriksaan Saksi

Sejumlah saksi telah dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bangka, namun masih ada saksi yang harus diperiksa pada sidang lanjutan

Kasus Duel Maut Berebut Janda, Perkaranya Masih Seputar Pemeriksaan Saksi
Bangkapos.com
Suasana rekonstruksi kasus duel maut menewaskan Andrew (40) di Desa Sempan Kecamatan Pemali Bangka. Reka ulang itu digelar oleh Polsek Pemali di Mapolres Bangka, Kamis (27/6/2019). Tampak Tersangka Anto Iwan, Saksi ZR, pihak kepolisan, jaksa dan pengacara. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Kasus pembunuhan dipicu rebutan janda beranak tiga di Desa Sempan Kecamatan Pemali Bangka, beberapa waktu lalu, sudah sampai di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat. Sejumlah saksi telah dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bangka, namun masih ada saksi yang harus diperiksa pada sidang lanjutan di pengadilan ini.

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, Fatimah diwakili Humas R Narendra Mohni ditemui Bangka Pos di PN Sungailiat, Rabu (4/9/2019) mengatakan, proses hukum sedang berlangsung.

Perkara ini ditangani oleh Majelis Hakim, Dewi Sulistiarini (Ketua Majelis), Arief Kadarmo (Anggota Majelis) dan Joni Mauludin (Anggota Majelis). Sedangkan bertindak selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU), Mario Marco dari Kejari Bangka.

Sidang dimulai pada agenda pembacaan surat dakwaan oleh JPU Kejari Bangka Mario Marco dihadapan Terdakwa Anto Iwan (35) dan Majelis Hakim, beberapa pekan sebelumnya. Agenda sidang kemudian dilanjutkan pada pemeriksaan saksi pertama.

"Sidang terakhir digelar pada Hari Senin Tanggal 2 Sepetember 2019 kemarin," kata Narendra.

Narendra memastikan ada beberapa orang saksi lagi yang dijadwalkan hadir untuk dimintai keterangan pada sidang selanjutnya. Setelah beberapa saksi diperiksa, agenda sidang akan berlanjut pada pemeriksaan terdakwa.

"Pemeriksaan saksi masih akan dilanjutkan pada sidang selanjutnya, dijadwalkan pada Tanggal 9 September 2019 mendatang," tegas Narendra.

Dilansir sebelumnya disebutkan, Anto Iwan (35), terancam penjara seumur hidup. Pria ini diduga melakukan pembunuhan secara terencana menyusul sebilah pisau yang ia siapkan sebelum bertemu lawan, Andrew (40).

Pelaku mendekam di balik jeruji besi, pasca penangkapannya oleh Tim Gabungan Polsek Pemali dibantu Tim Polres Bangka, Minggu (12/5/2019) shubuh.

Pria pendatang yang berdomisili di Sunghin Merawang Bangka ini ditembak polisi pada bagian kaki karena diduga bakal melarikan diri saat akan disergap di pinggir jalan Desa Mayang Kecamatan Simpang Teritip Bangka, Minggu (12/5/2019).

Anto Iwan diduga kuat telah membunuh Andre (40), sesama pendatang yang berdomisili di Desa Pemali Bangka. Aksi pembunuhan tersebut terjadi di pinggir jalan Desa Sempan Kecamatan Pemali, Sabtu (11/6/2019) malam.

"Kami sempat duel lima menit," kata pelaku Anto Iwan kepada bangkapos.com, Minggu (11/5/2019) silam.

Ia menceritakan kisah perkelahiannya dengan korban Andre karena motif cemburu memperebutkan seorang wanita asal Sempan, berinisial ZR, Sabtu (11/5/2019) malam. Perkelahian tangan kosong, berlanjut menggunakan senjata tajam jenis pisau. Anto Iwan mengeluarkan pisau dan membabi buta menikam tubuh Andrew, sedikitnya enam tusukan, hingga akhirnya Andrew merenggang nyawa.

(Bangkapos.com/ Ferylaskari)

 


Penulis: ferylaskari
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved