Kriminalitas

Modus Bertindak Sebagai Pembeli, Hartati Gasak Tas Milik Wahyuni,Korban Alami Kerugian Rp 1,8 Miliar

Tim Opsnal Polres Pangkalpinang berhasil menangkap pelaku pencurian atas nama Hartati (38), Rabu (4/9/2019).

Modus Bertindak Sebagai Pembeli, Hartati Gasak Tas Milik Wahyuni,Korban Alami Kerugian Rp 1,8 Miliar
Ist/Polres Pangkalpinang
Tim Opsnal Polres Pangkalpinang bersama dengan pelaku Hartati 

BANGKAPOS.COM-- Tim Opsnal Polres Pangkalpinang berhasil menangkap pelaku pencurian atas nama Hartati (38), Rabu (4/9/2019).

Berdasarkan laporan polisi LP/B- 275/VIII/2019/ SPKT/RES PKP 30 Agustus 2019 tentang tindak pidana pencurian, tim Opsnal Polres Pangkalpinang langsung melakukan penyelidikan.

Setelah melakukan penyelidikan tim Opsnal Polres Pangkalpinang berhasil menangkap pelaku Hartati pada Selasa (3/9/2019) pukul 18.45 WIB di kontrakannya di Jalan Letkol Saleh Ode Kecamatan Gerunggang Kota Pangkalpinang.

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Hary Kartono seizin Kapolres Pangkalpinang AKBP Iman Risdiono mengungkapkan, pelaku Hartati ditangkap saat hendak pergi bersama keluarganya.

"Saat itu pelaku mau pergi dengan suaminya, kemudian tim langsung bertindak cepat untuk melakukan penangkapan. Itu pelakunya sedang kami lakukan introgasi untuk penyelidikan lebih lanjut," ujar AKP Hary Kartono saat ditemui bangkapos.com diruangannya.

Sebelumnya Wahyuni Maidalena (27) menjadi korban pencurian pada Jum'at (30/08/2019) pukul 16.00 WIB di ruko miliknya dijalan Yos Sudarso Kec. Pangkalbalam Kota Pangkalpinang.

Satu  tas miliknya tiba-tiba raib saat korban Wahyuni sedang menelpon di ruko miliknya. Setelah sadar tas miliknya hilang, korban pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pangkalpinang.

Tas yang berisi satu lembar cek Bank BCA senilai Rp 1,7 Miliyar, dua buah BPKB motor, satu buah BPKB mobil, empat buah STNK motor, dua buah STNK mobil, dua buah KIR mobil, sembilan buah buku tabungan, dua buah buku nikah, , delapan buah kartu ATM, lima buah KTP dan empat buah dompet dijadikan barang bukti.

"Iya pelaku Hartati ini menjalankan aksinya dengan berpura-pura sebagai pembeli, karena korban ini kan punya ruko jualan baju. Saat korban lengah, pelaku ini langsung mengambil tas milik korban yang saat itu sedang teleponan," ungkap Hary.

Akibat perbuatan pelaku, saat ini korban Wahyuni mengalami kerugian hingga Rp 1,8 Miliyar. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved