Kuliner Sedap

Nikmatnya Sensasi Pedas Sate Maranggi Baba

Ingin merasakan pedasnya Sate Maranggi Khas Purwakarta Jawa Barat ada di Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Nikmatnya Sensasi Pedas Sate Maranggi Baba
Bangkapos.com/Deddy Marjaya
Pelanggan menikmati Sate Maranggi di Jl A Yani Dalam Pangkalpinang Rabu (4/9/2019). 

BANGKAPOS.COM-- Ingin merasakan pedasnya Sate Maranggi Khas Purwakarta Jawa Barat ada di Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tepatnya di Jalan Ahmad Yani Dalam Kota Pangkalpinang tak jauh dari Rumah Sakit DKT bernama Sate Maranggi Baba.

Menurut pemiliknya Ayu Joe Turki ditemui Rabu (4/9/2019) warung Sate Maranggi Baba telah dibuka satu bulan dan sudah banyak memilki pelanggan tetap. 

Ayu mengatakan, kekhasan Sate Maranggi karena sate yang dihidangkan tidak menggunakan bumbu seperti sate Madura dengan bumbu kacang, sate Jawa dengan bumbu kecap atau sate Padang dengan bumbu kari.

Sate Maranggi usai dipanggang langsung dihidangkan hanya dihidangkan bersama tomat dan cabe ulek segar. Namun saat memakan daging Sate Maranggi akan terasa pedas dari dalam daging yang dimakan.

Ternyata sebelum dipanggang daging ayam atau sapi lebih dulu diungkep atau direndam dengan bumbu pedas khusus.

"Jadi dagingnya saat dimakan ada sensasi rasa pedas karena sebelum dipanggang lebih dulu diungkep dengan bumbu pedas khusus baru dipanggang sebelum dihidangkan," kata Ayu.

Di Warung Sate Maranggi Baba, pengelola menyiapkan menu Sate Ayam Maranggi, Sate Sapi Maranggi, Iga Bumbu Kecap, Sop Iga, soto ayam dan rujak buah segar selain berbagai menu minuman.

Safri dan kekasihnya ditemui saat menikmati Sate Maranggi Baba mengatakan dirinya sudah beberapakali menikmati Sate Maranggi. Biasanya memesan Sate Ayam Maranggi dan Iga Bumbu kecap. 
"Suka karena beda dengan sate lain kan pake bumbui kalo sate Maranggi nggak pake bumbu tapi pas dimakan terasa pedasnya," ungkap Safri.

Berdasarkan penjelasan dari Wikipedia memang dijelaskan yang membedakan Sate Maranggi dengan sate lainnya adalah proses perendaman daging dalam bumbu sebelum dibuat menjadi sate dan dimasak. 

Proses pembumbuan inilah maka Sate Maranggi disajikan tanpa saus pendamping. Adapun bumbu rendamnya sendiri terbuat dari paduan kecap dan beberapa jenis rempah, seperti jahe, ketumbar, lengkuas, kunyit, dengan sedikit cuka untuk memberikan sedikit rasa masam, bisa dipakai cuka ahang (cuka yang terbuat dari aren), maupun cuka jenis lainnya serta Cabe.

Selain bersama nasi putih, Sate maranggi ini bisa juga dihidangkan dengan lontong, ketan bakar plus sambal oncom. (Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved