Berita Bangka Tengah

Harga Lada Anjlok, Dinas Pertanian Bangka Tengah Sarankan Petani Kurangi Ongkos Produksi

Harga lada memang saat ini masih mengalami kondisi yang tidak stabil karena kondisi pasar yang memang tidak pasti.

Harga Lada Anjlok, Dinas Pertanian Bangka Tengah Sarankan Petani Kurangi Ongkos Produksi
bangkapos.com/Jhoni Kurniawan
Seorang Petani Lada di Bangka Tengah saat melakukan pengecekan di kebunnya beberapa waktu lalu 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dinas Pertanian Bangka Tengah menanggapi anjloknya harga lada di Bangka Tengah yang mencapai Rp 46.000 per kilogram.

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Bangka Tengah, Mukti mewakili Kepala Dinas Pertanian Bangka Tengah, Rusli Khaidir menyebutkan untuk harga memang saat ini masih mengalami kondisi yang tidak stabil karena kondisi pasar yang memang tidak pasti.

Pihaknya lanjut Mukti hanya dapat mengajak para petani untuk mengupayakan peningkatan dalam produktivitas tanaman lada. Kamis, (5/9/2019).

"Untuk permasalahan harga sementara ini upaya kami di dinas hanya bisa memberikan solusi bagaimana caranya petani dapat menekan biaya produksi tanaman dengan menggunakan pupuk organik yang murah," ujarnya kepada bangkapos.com.

Pihaknya juga lanjut Mukti menyarankan petani lada untuk menggunakan junjungan hidup agar biaya yang dikeluarkan tidak begitu besar jika dibandingkan dengan junjungan yang kerap digunakan petani.

Mukti juga berharap agar petani sembari menanam lada bisa juga menanam tanaman musiman yang bisa dijadikan pemenuhan kebutuhan harian seperti misalnya sayur-sayuran, umbian dan sebagainya.

"Menanam lada kan tahunan, sembari menanam lada kami juga harapkan petani dapat memanfaatkan lahan kosongnya untuk menanam tanaman musiman yang bisa dijadikan kebutuhan harian," tandansnya.

(bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved