Berita Pangkalpianang

Inventarisasi Aset Wakaf, Kementerian Agama Pangkalpinang Pasang Plang TPU Sriwijaya

Taman Pemakaman Umum (TPU) Sriwijaya, Pangkalpinang kini telah dipasang plang wakaf oleh Kantor Kementrian Agama (Kemenag)

Inventarisasi Aset Wakaf, Kementerian Agama Pangkalpinang Pasang Plang TPU Sriwijaya
Ist/Gaga
Kegiatan pemasangan plang nama wakaf di TPU Sriwijaya, Kamis (5/9/2019) di Kantor Kementerian Agama Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM-- Taman Pemakaman Umum (TPU) Sriwijaya, Pangkalpinang kini telah dipasang plang wakaf oleh Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Pangkalpinang, Kamis (5/9/2019).

Pemasangan plang secara simbolis dilakukan oleh Kepala Kemenag Pangkalpinang H Abdul Rohim, Asisten Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H Suparyono, Pejabat struktural di lingkungan Kemenag Pangkalpinang Nadzir, H Nurdin Yusuf beserta Pengurus TPU, H Harmizani, serta tamu dan undangan lainnya.

Kemenag Pangkalpinang H Abdul Rohim,mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk tanggung jawab pihaknya sebagai pengamanan harta benda wakaf, sehingga dapat meminimalisir terjadinya potensi tumpang tindih pengakuan hak atas tanah wakaf.

"Kemenag dalam hal ini Kota Pangkalpinang sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam hal pengelolaan tanah wakaf, juga harus memastikan bahwa, seluruh tanah wakaf yang ada di wilayahnya harus bersertifikat, sudah banyak terjadi di berbagai wilayah di Indonesia, tanah wakaf hilang karena tidak ada sertifikatnya," ungkap Rohim.

Kegiatan pemasangan plang wakaf di TPU Sriwijaya, Kamis (5/9/2019) oleh Kantor Kementerian Agama Pangkalpinang
Kegiatan pemasangan plang wakaf di TPU Sriwijaya, Kamis (5/9/2019) oleh Kantor Kementerian Agama Pangkalpinang (Ist/Gaga)

Menurutnya, program papanisasi tanah wakaf ini menjadi suatu hal yang sangat penting dilaksanakan dalam rangka memberikan legalitas formal, harapannya tanah wakaf ini sudah tidak bisa diganggu gugat dan diambil alih.

“Tahun ini, Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang mendapatkan dana dari pusat untuk papanisasi di 21 titik lokasi tanah wakaf yang proses pemasangannya sudah selesai dilaksanakan pada bulan Agustus lalu, dan sekarang merupakan pemasangan secara simbolisnya dengan mengundang bapak wali kota," jelas Rohim.

Dikatakannya,  tanah wakaf yang belum ada sertifikatnya dan belum di papanisasi, akan diinventarisir dan diakomodir secara bertahap, sehingga tanah tersebut dapat memiliki status yang jelas.

Selain itu tanah wakaf yang memiliki luas memadai dapat dikelola dan digunakan dalam kegiatan produksi, hasilnya bisa disalurkan sesuai dengan tujuan wakaf, sehingga mendatangkan manfaat bagi umat.

Asisten Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H Suparyono, mengapresiasi kinerja Kementerian Agama Kota Pangkalpinang dalam hal pengadministrasian aset-aset tanah wakaf di wilayahnya.

Menurutnya hal ini sangat penting untuk dilaksanakan seiring dengan perkembangan zaman dan perkembangan nilai aset wakaf.

“Ini sangat penting dan kedepannya kami mengharapkan bantuan Kementerian Agama Kota Pangkalpinang agar dapat berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam menginventarisir dan mengamankan asset wakaf yang ada di wilayah Kota Pangkalpinang,” sebut Suparyono. (Bangkapos.com/Nordin)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved