Balai Karantina Pangkalpinang Gagalkan Penyulundupan Ribuan Burung

Balai karantina wilayah kerja pelabuhan Pangkalbalam berhasil melakukan penangkapan terhadap mobil truk yang membawa muatan satwa jenis burung

Balai Karantina Pangkalpinang Gagalkan Penyulundupan Ribuan Burung
bangkapos.com/Ferdi Aditiawan
Burung yang dimankan balai karantina pertanian kelas II Pangkalpinang 

Balai Karantina Pangkalpinang Gagalkan Penyulundupan Ribuan Burung

BANGKA POS.COM, BANGKA - Balai karantina pertanian kelas II Pangkalpinang berhasil melakukan penangkapan terhadap mobil truk yang membawa muatan satwa jenis burung yang dilindungi, Jumat (6/9/2019).

Dalam hasil penangkapan ini pihak karantina berhasil mengamankan 1.020 ekor burung jenis Colibri sebanyak 28 boks dan jenis burung Perbak 60 ekor sebanyak 2 boks

Kepala balai karantina pertanian kelas II Pangkalpinang drh Saifudin Zuhri didampingi anggota dalam jumpa pers mengatakan, penangkapan mobil truk yang membawa muatan satwa yang dilindungi ini bermula saat petugas dari balai karantina mencurigai angkutan truk yang masuk ke dalam kapal sekitar pukul 16.05 wib

Saifudin Zuhri munuturkan petugas masuk kedalam kapal untuk mengecek dan memeriksa fisik dan kebenaran muatan truk tersebut dengan menanyakan ke supir truk. Setelah diperiksa ternyata ditemukan truk dengan muatan berupa burung.

Kemudian petugas menanyakan ke pemilik tentang dokumen persyaratan karantina, ternyata tidak dilengkapi dengan dokumen karantina dan tidak dilaporkan ke petugas karantina.

"Petugas kami bernama M Majdil Khatib dan Hanita Sherlyana S, melakukan pengawasan, menemukan adanya sebuah alat angkut berupa truk dengan Nopol BN 8317 QP yang dikendarai Eki Baihaki dengan muatan yang mencurigakan dan telah masuk ke dalam kapal KM Srikandi Line tujuan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta," katanya.

Saifudin mengatakan petugas meminta pemilik burung untuk menurunkan barang bawaan agar dibawa ke kantor Wilker Pelabuhan Pangkalbalam untuk dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Setelah selesai diturunkan dari alat angkut (truk) kemudian petugas bersama sopir membawa ke Kantor Wilker Pangkalbalam.

Setelah dilakukan pemeriksaan fisik dan jumlah media pembawa dan dari hasil pemeriksaan diketahui Jenis Media Pembawa berupa jenis burung yang dilindungi.

Halaman
12
Penulis: Maggang (mg)
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved