Berita Pangkalpinang

Tak Ingin Bebani Anggaran Kabupaten, DPRD Babel Minta Honor UstadzDialihkan ke Provinsi

Honor atau insentif seluruh ustaz dan ustazah di Bangka Belitung tak lagi dibebankan kepada APBD Kabupaten/Kota

Tak Ingin Bebani Anggaran Kabupaten, DPRD Babel Minta Honor UstadzDialihkan ke Provinsi
Bangkapos.com/Muhammad Rizki
Ketua DPD PDIP Provinsi Babel, Didit Srigusjaya 

BANGKAPOS.COM-- DPRD Provinsi Bangka Belitung meminta mulai tahun depan agar honor atau insentif seluruh ustaz dan ustazah di Bangka Belitung tak lagi dibebankan kepada APBD Kabupaten/Kota.

"Kita minta agar honor para ustaz dan ustazah yang sebelumnya ada di kabupaten agar ditanggung oleh provinsi," kata Didit Srigusjaya, Ketua DPRD Propinsi Bangka Belitung, Jumat (9/9/2019).

Untuk itu, DPRD meminta Pemprov Babel untuk mengakomodir honor para ustaz dan ustazah di APBD 2020.

"Sebelum final anggarannya, kita minta agar BKPRMI se-Bangka Belitung diundang untuk diminta pendapat dan tanggapannya," ungkap Didit kepada bangkapos.com, Jumat (6/9/2019) di DPRD Babel.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Bangka Belitung, Tanwin mengatakan pengalihan honor para ustaz dan ustazah dari Kabupaten/kota ke Propinsi agar mempermudah proses pengawasan dan koordinasinya.

"Selama ini melalui BKPRMI Kabupaten/Kota. Jadi dengan dialihkan ke Propinsi ini akan lebih memudahkan kita dalam berkoordinasi terkait anggaran untuk para ustaz dan ustazah kita," ujar Tanwin.

Selain itu kata Tanwin, beban anggaran kabupaten/kota cukup berat. Dengan adanya bantuan anggaran dari Propinsi ini akan meringankan beban anggaran kabupaten/kota dalam memberikan honor atau insentif ke ustaz dan ustazah di Babel. (Bangkapos/.comHendra)

Penulis: Hendra
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved