Breaking News:

Ustadz Abdul Somad & Ustadz Adi Hidayat Jelaskan Keutamaan Puasa Senin Kamis, Lengkap Dengan Doa

Doa buka puasa yang diajarkan Rasulullah SAW, ada dua. Tetapi satu di antaranya bersumber dari hadits dhoif.

Editor: Evan Saputra
Instagram/ustadzabdulsomad
Ustadz Abdul Somad dan Ustadz Adi Hidayat 

Menurut Syekh al-Albani, sanad hadits itu dha’if mursal, status Mu’adz ini adalah seorang tabi’i majhul. 

Namun Syekh Ibnu ‘Utsaimin Membolehkan Doa Yang Didha’ifkan Syekh al-Albani:

"Sesungguhnya waktu berbuka adalah waktu terkabulnya doa, karena waktu berbuka itu waktu akhir ibadah, karena biasanya manusia dalam keadaan sangat lemah ketika akan berbuka, setiap kali manusia dalam keadaan jiwa yang lemah, hati yang lembut, maka lebih dekat kepada penyerahan diri kepada Allah SWT,".

Doa buka puasa kedua, atau yang dicontohkan Rasulullah SAW adalah sebagai berikut:

ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاءالله

“Dzahaba azh-Zhama’u wabtallati al-‘Uruqu wa"

“Dahaga telah pergi, urat-urat telah basah dan balasan telah ditetapkan insya Allah"

Ustadz Somad mengatakan, kedua doa berpuka puasa itu boleh dipakai. 

Hal itu seperti disampaikan Syekh Ibnu Utsaimin ulama Saudi Arabia. 

Doa buka puasa dibaca saat kita sudah mendengar azan Maghrib atau memang masuk waktu Maghrib.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved