Rayya Pemeran Video Mesum Vina Garut Meninggal Dunia, Mantan Istri Sebut Terpaksa Bercinta Bertiga

Saat ini, jenazah Rayya masih berada di kediamannya dan belum mengetahui di mana akan dikebumikan.

Rayya Pemeran Video Mesum Vina Garut Meninggal Dunia, Mantan Istri Sebut Terpaksa Bercinta Bertiga
TRIBUN JABAR
Pelaku video Vina Garut berinisial V mengaku dipaksa oleh mantan suaminya dan dibayar Rp 500 ribu. 

BANGKAPOS.COM, GARUT - Kabar duka datang dari salah satu pemeran video viral Vina Garut.

A alias Rayya dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (7/9/2019) sekitar pukul 03:00 WIB pagi.

Kabar duka ini pun dibenarkan oleh kuasa hukum Rayya, Soni Sanjaya.

"Iya, betul meninggal dunia. Jam 03.00 dikabarkan meninggal," ucap Soni Sanjaya, pengacara Rayyasaat dihubungi.

Saat ini, jenazah Rayya masih berada di kediamannya dan belum mengetahui di mana akan dikebumikan.

Sebab kematiannya, Kasat Reksrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng melalui Kanit PPA, Aiptu Cecep Wawan mengaku belum mengetahui penyebab kematian Rayya.

Namun, pada Jumat (30/8/2019) Soni Sanjaya sempat memberikan kabar Rayya yang tengah sakit dan kondisinya memburuk.

Setelah ditetapkan tersangka, Rayya tengah menderita sejumlah penyakit.

Rayya dikabarkan mengidap virus HIV dan juga stroke.

Karena kondisinya yang terus menurun, Rayya harus dirawat di RSUD dr Slamet, Garut.

"Kondisinya semakin memburuk sehingga harus dirawat di rumah sakit. Apalagi dia juga terena stroke," ucap Soni saat dihubungi, Jumat (30/8/2019).

Untuk sementara, Rayya juga tak ditahan kepolisian.

Pihaknya telah meminta penangguhan penahanan karena kliennya harus menjalani pengobatan.

Pekan lalu Rayya baru saja menjalani perawatan di RSUD Slamet, Garut selama 4 hari.

Selama di RSUD dr Slamet, Rayya yang merupakan mantan suami pemeran wanita, V itu menjalani perawatan penyakit stroke dan penyakit lainnya.

Rayya sempat dipulangkan karena kondisinya telah membaik pada Jumat (30/8/2019).

Sebelum dirujuk ke RSUD dr Slamet, Rayya sempat dirawat di RS Guntur.

Selama menjalani perawatan, Rayya ditangani oleh tim dokter.

Ia juga menempati ruangan isolasi karena termasuk pasien yang memiliki penyakit khusus.

"Jadi kemarin berobatnya untuk penyakit stroke dan beberapa penyakit lainnya. Bukan untuk penyakit khususnya itu," ucapnya ketika dihubungi, Selasa (3/9/2019).

Sony Sanjaya juga mengatakan, kondisi Rayya semakin memburuk.

Bahkan, Rayya telah kesulitan bergerak. Duduk pun sulit.

Ia hanya bisa berbaring di tempat tidur.

"Kondisinya terus memburuk. Sekarang juga tidak bisa duduk. Tertidur saja di rumah. Paling beribat jalan ke rumah sakit," katanya.

Wanita Pemeran Video Viral Vina Garut Dipaksa Menikah dengan Rayya pada Usia 15 Tahun 

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka sejak pekan lalu, kuasa hukum V, perempuan pemeran video viral Vina Garut, menyebut kliennya sebagai korban.

Indikasi itu setelah adanya keterangan V (19), pemeran dalam video Vina Garut, diancam oleh mantan suaminya berinisial A alias Rayya.

Pengacara V, pemeran dalam video Vina Garut, Budi Rahadian menyebut pihaknya mengindikasikan kliennya hanya sebagai korban dalam video 'Vina Garut'.

Dari informasi kliennya, Budi menyebut ada paksaan untuk melayani laki-laki lain.

"Mantan suaminya itu memaksa V untuk bermain dengan pria lain. Termasuk pura-pura memasang mimik tersenyum karena diancam," ujar Budi di Mapolres Garut, Kamis (22/8/2019).

Ia menambahkan, tersangka V mulai dipaksa berhubungan dengan pria lain pada 2017 saat berumur 17 tahun.

Hubungan itu terus dilakukan selama setahun hingga 2018.

"Ini yang kami akan terus dalami. V ini kan jadi korban. Makanya sekarang kami minta penangguhan penahanan," katanya.

Terkait adanya pengakuan V, pemeran dalam video Vina Garut, mendapat bayaran setiap melakukan hubungan, Budi belum bisa memastikan.

Apalagi saat itu, V dan A masih berstatus suami istri.

Sudah kewajiban A memberi nafkah kepada istrinya.

"Untuk penyebar video itu kewenangan penyidik. Hanya saja isu yang beredar itu berdampak negatif bagi V, bahwa dia yang salah dalam kasus ini," ucapnya.

Perubahan Drastis Vina

V, pemeran perempuan di video Vina Garut, kini tampil berbeda.

Saat menunjukkan kamar hotel tempat salah satu adegan video Vina Garut di Cipanas, Tarogong Kaler, Garut, Kamis (22/8/2019), V kini tampil tertutup.

V, pemeran video Vina Garut, kini tampil mengenakan kerudung.

Ia tampak mengenakan kerudung hitam.

Pakaian berwarna putih juga terlihat dikenakan V.

Namun, pakaiannya tampak longgar.

Wajah V juga terlihat ditutup menggunakan masker.

Perubahan drastis juga tak hanya dari segi penampilan saja.

V, kini kerap berpuasa.

Hal itu dikatakan oleh pengacara V, Budi Rahadian.

"Dia sering puasa Senin dan Kamis, bahkan waktu ditahan juga puasa terus," ujarnya di Mapolres Garut, Kamis.

Tak Diurus Orang Tua

Masa lalu pahit V juga terungkap.

Ternyata, ia terpaksa menikah dengan A alias Rayya, pemeran pria dalam video Vina Garut.

V terpaksa menikah dengan A lantaran tak diurus oleh orang tuanya.

Saat itu V baru berusia 15 tahun.

Kini, A dan V sudah bercerai.

Terakhir kali, V bertemu dengan bapak kandungnya saat mau menikah dengan A.

Setelah itu, V tak bertemu lagi dengan ayahnya sampai sekarang.

Kedua orang tuanya sudah bercerai sejak V masih kecil.

"Dari kecil tinggal sama ibunya," ujar Budi Rahadian.

V ternyata juga tergolong sebagai siswi yang berprestasi saat sekolah.

Prestasi akademiknya, menurut Budi, cukup bagus.

"Meski hanya lulusan SMP, nilainya di atas 80, bahkan ada yang 95," ujarnya.

Namun nasib berkata lain, V tak melanjutkan sekolahnya.

Budi mengatakan, lingkungan keluarga yang tak mendukung yang membuat V tak melanjutkan sekolahnya.

Kondisi Terkini V

Saat ini, V mentalnya terganggu.

Hal itu disebabkan videonya yang beredar luas.

Budi menyebut, psikologis V terkena imbasnya.

Karena itu, pihaknya pun melakukan penangguhan penahanan.

"Untuk pemulihan yang bersangkutan dulu," katanya.

Penangguhan sudah diajukan kepada Polres Garut.

Budi mengatakan, pihaknya tinggal menunggu pertimbangan penyidik.

Sejauh ini, V kooperatif memberikan keterangan kepada penyidik.

Pihaknya pun menghormati proses hukum.

Azas praduga tak bersalah harus dijunjung dalam penyidikan kasus ini.

"Beberapa tahapan sudah dilalui. Pengecekan kesehatan juga sudah dilakukan. Meski begitu, tim dari Dinkes juga masih memantau perkembangannya," ujarnya.

(Tribunjabar.id)

 
Penulis: Siti Nawiroh
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jabar



Editor: Alza Munzi
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved