Harga Ayam Anjlok, Begini Keluhan Peternak Ayam di Merawang Sungailiat

"Produksi ayam sekarang istilahnya banjir. Besar-besaran lah, sedangkan ekonomi sekarang ini susah jadi ya anjlok harga ayam," ungkap Ayong, peternak

Harga Ayam Anjlok, Begini Keluhan Peternak Ayam di Merawang Sungailiat
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Peternakan ayam milik Ayong berpopulasi sebanyak 20 ribu ekor yang terletak di Desa Baturusa, Kecamatan Merawang. Minggu,(8/9/2019) 

Harga Ayam Anjlok, Begini Keluhan Peternak Ayam di Merawang Sungailiat

BANGKAPOS.COM, BANGKA - "Produksi ayam sekarang istilahnya banjir. Besar-besaran lah, sedangkan ekonomi sekarang ini susah jadi ya anjlok harga ayam," ungkap Ayong, peternak ayam di Desa Baturusa, Kecamatan Merawang saat ditemui bangkapos.com. Minggu, (8/9/2019).

Ayong mengatakan sekarang sangat sedikit peternak ayam mandiri, kebanyakan peternak ayam sekarang sudah mitra dengan PT.

Dia mengaku sudah 4 tahun menjalin mitra, sedangkan lama dia berternak sudah hampir 20 tahun.

"Tak mampu lagi peternak mandiri sekarang harga pasar anjlok kita pelihara ayam gak ada untung. Pas PT masuk ya mendingan kita gak ngurus harga naik, atau murah di pasar," ungkapnya.

Ayong juga mengatakan apabila harga ayam anjlok, para peternak tidak rugi hanya saja tidak dapat laba penjualan 25%, hal itu yang paling disayangkan.

"Kalau sudah mitra begini kita harus memperhatikan kualitas ayam, dari bobotnyan, sehat. Kalau harga anjlok paling kita dapat tunjangan modalitas," jelasnya.

Besar kecilnya tunjangan untuk peternak ayam tergantung dengan peternak bisa menekan angka kematian sekecil mungkin, pakan irit, dan bobot ayam harus bagus.

Peternakan milik Ayong ini memiliki sebanyak 20 ribu ekor ayam. Harga pengambilan ayam dari kandang sekarang dibawah Rp 15 ribu. Sedangkan panen ayam sesuai dengan pesanan broker.

"Panen sesuai broker maunya berapa, misalnya contoh untuk orang jual ayam lamongan pesanan yang bobot 8 ons, kalau yang KFC biasa tu bobot 1,7 kg," ungkapnya. (Cr2)

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved