Berita Bangka Barat

Koni Bangka Barat Bereaksi, Anggota DPRD Bandingkan Dana Porprov dengan Kesejahteraan Petani Nelayan

Bambang Setiabudi angkat bicara soal pernyataan yang menilai kegiatan Porprov 2020 hanya bersifat sementara, dan tidak menyentuh pada masyarakat

Koni Bangka Barat Bereaksi, Anggota DPRD Bandingkan Dana Porprov dengan Kesejahteraan Petani Nelayan
Istimewa
Sekretaris Umum (Sekum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Babar, Bambang Setia Budi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pernyataan Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bangka Belitung, Dapil Bangka Barat Deddi Wijaya dan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Babel, Tanwin, soal kucuran Dana Bantuan ( DABA ) sebesar Rp 71 milyar kepada Pemerintah Kabupaten Bangka Barat untuk pelaksanaan Porprov 2022 mendatang, menuai reaksi.

Sekretaris Umum (Sekum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Babar, Bambang Setiabudi angkat bicara soal pernyataan keduanya yang menilai kegiatan Porprov 2020 hanya bersifat sementara dan tidak menyentuh kepada masyarakat khusunya nelayan dan petani.

Keduanya pun menyarankan agar DABA 71 milyar tersebut tidak semuanya dialokasikan untuk Porprov 2022 namun juga ke program yang menyentuh masyarakat. Salah satunya diperuntukan untuk program jaminan kesehatan.

Bambang menilai salah tempat keduanya mengkomparasikan atau membandingkan kebutuhan dana Porprov dengan kesejahteraan petani dan nelayan.

Menurut Bambang pasca Porprov, semua aspek akan terjaga. Baik kemanfaatannya untuk kesejahteraan masyarakat, dengan dengan catatan pengelolaan fasilitas yang benar dan visioner.

"Karena memang kebijakan tersebut bukan untuk dibanding-bandingkan. Kalau mereka bilang alokasi dana Porprov mubazir, berarti pemahamannya tentang regulasi tersempitkan dengan kepentingan- kepentingan," ujar Bambang, Minggu (8/9/2019)

Dirinya meminta semua pihak duduk bersama menyamakan persepesi, sehingga menghasilkan energi positif mewujudkan Bangka Barat hebat.

"Bukan sesaat apalagi sesat. Sebagai sesama putra Babar mari kita duduk satu meja menyamakan persepsi tentang hal ini, sehingga kita bisa memaksimalkan peran diri dan kelompok, lembaga sesuai kapasitas masing - masing. Kita harus padu, sehingga energi yang dipadukan diharapkan menjadi gelombang energi mewujudkan Bangka Barat Hebat," harapnya.

Menurut Bambang, sesuai PP Nomor 17 Tahun 2007 Tentang Penyelenggaraan pekan dan kejuaraan olahraga, Pasal 16 - 1 menyebut penyelenggaraan porprov menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi.

Pada Pasal 16 - 2, pelaksanaan penyelenggaraan porprov ditugaskan kepada KONI provinsi, pemprov dapat menunjuk Pemkab sebagai tempat penyelenggaraan Porprov atas rekomendasi KONI Provinsi.

KONI Kabupaten sebagai mitra Pemerintah dalam pengelolaan olahraga prestasi, membantu Pemerintah Kabupaten yang ditunjuk sebagai tempat penyelenggaraan Porprov.

" Terkait Bangka Barat sebagai tempat penyelenggaraan porprov VI tahun 2022 yang sudah diputuskan dalam Rapat Anggota KONI provinsi Kepulauan Babel, tentu tetap merujuk pada PP 17 tahun 2007. Artinya Pemprov Babel adalah yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan Porprov VI tersebut, termasuk  tanggung jawab dalam hal pengalokasian pendanaannya. Tentu yang sesuai dengan kebutuhan setara dengan standarisasi event sekelas Porprov bukan sekelas Porkab apalagi Tarkam," pungkasnya.

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved