Berita Pangkalpinang

Wali Kota Pangkalpinang Temukan Tumpukan Sampah dan Mobil di Atas Trotoar Saat Bersepeda Pagi

Alangkah terkejutnya Maulan yang akrab disapa Molen ketika menyusuri jalan mendapati tumpukan sampah yang ada di kawasan ATM Pangkalpinang

Wali Kota Pangkalpinang Temukan Tumpukan Sampah dan Mobil di Atas Trotoar Saat Bersepeda Pagi
Ist/Molen
Molen mendapati tumpukan sampah berserakan di kawasan ATM Pangkalpinang dan mobil parkir di atas trotoar Jalan Ahmad Yani, Minggu (8/9/2019) 

BANGKAPOS.COM-- Pagi Minggu dijadikan Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil, untuk berolahraga bersepeda keliling kota Pangkalpinang sekaligus memantau kondisi ibu kota Babel tersebut sekitar pukul 05.00 WIB.

Namun, alangkah terkejutnya Maulan yang akrab disapa Molen ketika menyusuri jalan  mendapati tumpukan sampah yang ada di kawasan Alun-Alun Taman Merdeka Pangkalpinang, Minggu (8/9/2019).

Terlebih, di sekitar tenda-tenda kuliner itu terlihat genangan air yang bekas dipakai pedagang yang sudah beraroma busuk.

"Baru Jumat kemarin saya bersepeda seperti ini lihat kondisi sampah, saya langsung turun untuk mengimbau dan mungut sampahnya bersama petugas kebersihan. Namun alangkah baik nya ini menjadi kesadaran kita semua menjaga lingkungan,"  ungkap Molen.

Molen mendapati tumpukan sampah berserakan di kawasan ATM Pangkalpinang dan mobil parkir di atas trotoar Jalan Ahmad Yani, Minggu (8/9/2019)
Molen mendapati tumpukan sampah berserakan di kawasan ATM Pangkalpinang dan mobil parkir di atas trotoar Jalan Ahmad Yani, Minggu (8/9/2019) (Ist/Molen)

Dia pun langsung menelpon sekretaris dinas lingkungan hidup untuk menangani hal ini. Molen mengaku, tidak butuh waktu lama, petugas langsung datang dan mereka membereskan tumpukan sampah yang ada.

Molen mengimbau agar masyarakat juga turut berpartisipasi menjaga lingkungan. Masalah kebersihan sebetulnya bukan hanya menjadi tugas pasukan kuning, melainkan seluruh elemen masyarakat.

"Ada baik nya pedagang yang di ATM atau masyarakat buang sampah lah di tempat yg disediakan, jangan di pinggir jalan seperti itu. Ini wajah kota kita harus dijaga semua pihak, termasuk masyarakat. Ayo lah kita jaga fasilitas publik kita," imbau Molen.

Beranjak dari ATM, dia kembali menyusuri Jalan Ahmad Yani. Satu masalah lagi yang ditemukannya, yakni kendaraan parkir di atas trotoar dan kembali menemukan sampah berserakan.

Padahal, menurut dia, Jumat lalu sudah diperingatkan dan setelah itu kondisi kembali rapi. Namun, disayangkan pantauan nya kali ini kembali ke kondisi sebelumnya.

"Tidak boleh parkir di atas trotoar. Kemarin saya sudah peringatkan. Sudah dirapikan kembali, tapi pagi ini kita temukan lagi. Kami masih melakukan persuasif ya ke masyarakat atau pemilik mobil, kita jaga lah fasilitas kita. Trotoar itu bukan diperuntukkan sebagai tempat parkir," pungkasnya.

Dia menyebut, bisa saja masyarakat sekitar atau pemilik mobil memarkirkan di tepi jalan atau ada sedikit area kosong sehingga trotoar yang dibangun rapi bisa dipergunakan sebagaimana mestinya.

Molen menyatakan, akan menyampaikan hal tersebut ke dinas perhubungan dan satuan polisi pamong praja untuk menangani masalah parkir dan penertiban.

Mantan ASN di Pemprov Sumatera Selatan itu mengatakan, tidak boleh ada kendaraan roda dua, empat maupun lainnya yang terparkir di atas trotoar sepanjang Jalan Ahmad Yani.

Kedepan, apabila masih tidak diindahkan, dia menyebut akan mengempeskan kendaraan apa saja yang terparkir di atas trotor itu.  (Bangkapos.com/Ira Kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved