Baru Keluar Penjara, Boy Dibekuk Sat Narkoba Polres Bangka

Dalam ungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu oleh jajaran Satuan Narkoba Polres Bangka satu dari dua tersangka yang berhasil

Baru Keluar Penjara, Boy Dibekuk Sat Narkoba Polres Bangka
Bangkapos/Riki Pratama.
Konfrensi Pers Kabag OPS AKP Faisal Fatsey menunjukkan tersangka hasil tangkapan Satuan Narkoba di Mapolres foto diambil, Selasa (10/9/2019). 

Baru Keluar Penjara, Boy Dibekuk Sat Narkoba Polres Bangka 

BANGKAPOS.COM,BANGA -- Dalam ungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu oleh jajaran Satuan Narkoba Polres Bangka satu dari dua tersangka yang berhasil ditangkap merupakan residivis kasus yang sama.

Tersangka itu MQ alias Boy (36) warga Tarumanegara Desa Karyamakmur Kecamatan Pemali, dari tanganya didapatkan Barang Bukti (BB) 7,35 gram sabu yang diakuinya untuk ia konsumsi sehari hari.

Kepada wartawan ia menyebutkan dirinya baru saja keluar dari penjara pada Mei lalu, dan kembali mengulangi perbuatanya, karena keinginanya mengkonsumsi sabu kembali.

"Sudah dua kali (masuk penjara), barangnya untuk konsumsi sendiri, punya sendiri,"ungkap MQ kepada wartawan, Selasa (10/9/2019) saat Konfrensi Pers bersama Kabag OPS AKP Faisal Fatsey di Mapolres.

Selain itu, ketika ditanya untuk apa hasil dan menggunakan narkoba, Boy tidak begitu jelas menjawab, ia mengatakan hanya untuk doping dirinya bekerja sehari hari.

"Untuk doping kerja, kerja kuli serabutan, biar kuat pakai sabu, saya dapat itu tidak bayar, barangnya dibawa dulu, makai dulu, bayar nanti,"ungkapnya.

Sementara Kabag Ops Polres Bangka AKP Faisal Fatsey mengatakan, tersangka Boy ini dikategorikan pengedar dengan barang bukti cukup besar, sehingga ancaman hukumanya lebih berat dengan tersangka lainya.

"Dia ini dikategorikan pengedar cukup besar, ia juga melakukan ini yang kedua kalinya, dari kasus ini kami terus menghimbau masyarakat mari bersama sama perangi narkoba, mari beri tahu sekecil apapun informasi terkait kasus pidana penyalahgunaan narkotika, supaya tidak terjadi lagi penyalahgunaan, kita harapkan partisipasi semua warga,"ungkapnya.

Dimana diberitakan sebelumnya, Polres Bangka melakukan ungkap kasus itu terjadi pada dua lokasi berbeda. Penangkapan pertama terjadi pada Tersangka MQ alias Boy (36), Warrga Jl Tarumanegara Desa Karyamakmur Kecamatan Pemali, Tanggal 26 Agustus 2019. Tersangka juga beralamat di Lingkungan Nelayan I Sungailiat Bangka.

"Sedangkan lokasi penangkapan (TKP) terjadi di rumah orang tua tersangka, yaitu di Jl Rawamangun Maria Goreti Sungailiat. Barang bukti yang ditemukan di lokasi ini sebanyak 10 bungkus berisi butiran kristal diduga shabu berat kotor 7,35 gram," kata Kapolres Bangka AKBP Aris Sulistyono, saat memberikan keterangan didampingi Wakapolres Kompol S Sophian, Selasa (10/9/2019).

Sedangkan ungkap kasus kedua terjadi pada
LD aliaa Ulit (27), Warga Lingkungan Sinarbaru Kelurahan Sinjel Sungailiat Bangka, 28 Agustus 2019. Tersangka ditangkap di Lingkungan Parit Empat Kudai Sungailiat Bangka.

"Sedangkan barang bukti yang diamankan sevanay dua bungkus bening beriis butiran kirstal diduga sabu berat kotor 1,38 gram," tegas Kapolres serta memastikan keduanya dijerat Pasal 114 dan Pasal 112 Undang-Undang RI, Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Bangkapos/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved