Papi Awi Tawarkan Gadis dari Kota Kembang dengan Harga Fantastis Lewat Aplikasi, Begini Modusnya

Para Korban dijanjikan lowongan pekerjaan sebagai LC atau pemandu lagu dan terapis SPA.

Papi Awi Tawarkan Gadis dari Kota Kembang dengan Harga Fantastis Lewat Aplikasi, Begini Modusnya
Tribun Batam/Eko Setiawan
Ilustrasi PSK batam 

BANGKAPOS.COM - Sebanyak 30 wanita cantik asal Kota Kembang Bandung tidak pernah mengira kalau mereka akan menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Tanjungbalai Karimun.

Para wanita polos ini awalnya merantau ke Karimun berniat untuk merubah nasibnya untuk menjadi lebih baik lagi.

Merekapun mencoba mencari informasi pekerjaan atau lowongan kerja melalu media online. 

Seperti Aplikasi Beetalk, Line dan Facebook.

Bahkan dalam keterangan tersebut, para pelaku kejahatan ini ternyata juga menyantumkan no HP WA milik mereka.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga mengatakan,

Para Korban dijanjikan lowongan pekerjaan sebagai LC atau pemandu lagu dan terapis SPA.

Namun dipekerjakan sebagai Pekerja Seks Komersial dan ditampung oleh tersangka Akui alias Awi di komplek Villa Garden 58A Kelurahan Kapling Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun.

Eksploitasi yang dialami oleh korban adalah eksploitasi ekonomi dan eksploitasi seksual,

untuk Eksploitasi Ekonomi sendiri korban dijadikan sebagai Pekerja Seks Komersial dengan harga satu kali bookingan dari Rp. 600.000 hingga Rp. 2.000.0000 dengan sistem bagi hasil

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved