VIDEO: Erlita Bayi dengan Kepala Membesar Butuh Uluran Tangan Dermawan

ERLITA, bayi dengan ubun-ubun kepala yang membesar suukuran kepalan tangan orang dewasa itu terlihat tenang terbaring saat diletakkan di atas meja

BANGKAPOS.COM - ERLITA, bayi dengan ubun-ubun kepala yang membesar seukuran kepalan tangan orang dewasa itu terlihat tenang terbaring saat diletakkan di atas meja ruang tamu di rumah kakeknya, Kelurahan Air Mawar, Pangkalpinang, Selasa (10/9/2019) siang. 

Ia tampak anteng, tak rewel. Sesekali Erlita menyusu dari botol yang disodorkan oleh sang ibu Turut Masitoh (37) didampingi sang ayah, Jumadil (32). Dilahirkan secara sesar pada tujuh Agustus silam, Erlita telah menjalani operasi satu kali dan dilanjutkan dengan kontrol satu kali. 

Ubun-ubun kepala bayi mungil itu yang awalnya berdiameter 30 centimeter itu juga sudah tampak mengecil dibandingkan saat sebelum cairannya dikeluarkan menggunakan selang sewaktu dioperasi. 

Masitoh, sang ibu, tak mengerti, penyakit apa yang diderita anaknya. Dari dokter, Masitoh hanya tahu bahwa  Erlita menderita kelebihan cairan di kepala, dan otaknya dinyatakan belum terbentuk sempurna. 

Sempat kecewa, baik Masitoh dan Jumadil lantas tak lekas menyerah meskipun dokter pernah menyebut harapan hidup putri kelima mereka itu kecil. Buktinya, bayi perempuan mereka itu kini telah berusia satu bulan tiga hari itu 

Keduanya juga telah ikhlas menerima kondisi Erlita. Masitoh dan Jumadil berencana akan merujuk Erlita ke Jakarta untuk mendapatkan perawatan lebih insentif. Meskipun keduanya tampak tegar dan ikhlas, keluarga ini jelas butuh bantuan karena kehidupan mereka sehari-hari ala kadarnya.

Bantuan kepada bayi Erlita bisa disalurkan dengan cara menghubungi langsung orangtuanya lewat nomor kontak Masitoh, 081995677655 atau ke nomor rekening BRI atas nama Turut masitoh 714101010523534 .  

Sambil mengandalkan bantuan dari sekitar, Masitoh berencana untuk kembali membuka usaha laundry-nya yang sempat tutup setelah melahirkan dan merawat Erlita.  

Sementara, Jumadil, ayah Erlita, yang merupakan buruh tambang inkonvensional juga berencana bekerja serabutan untuk mencukupi kebutuhan hidup dan biaya tambahan merawat Erlita. 

(bangkapos.com / Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved