Berita Belitung

Kantor Imigrasi Tanjungpandan Cegah Penerbangan Luar Negeri Jadi Jalur Baru Perederan Narkoba

Kantor ImigrasiTanjungpandan akan melakukan pengawasan yang lebih ketat. Mulai dari penumpang tiba sampai keluar dari bandara akan diawasi

Kantor Imigrasi Tanjungpandan Cegah Penerbangan Luar Negeri Jadi Jalur Baru Perederan Narkoba
Dokumen Bangka Pos
iLUSTRASI - Calon penumpang mengantre di loket Bandara Hanandjoeddin Belitung 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Penerbangan rute Kuala Lumpur-Tanjungpandan PP yang akan dibuka 2 Oktober 2019 mendatang akan membuka akses masuk warga asing ke Belitung. Hal ini ditakutkan akan membuka satu destinasi baru peredaran narkoba di Indonesia.

Menghindari hal ini, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungpandan akan melakukan pengawasan yang lebih ketat. Mulai dari penumpang tiba sampai keluar dari bandara akan diawasi secara komprehensif.

"Akan ada rapat-rapat koordinasi lebih lanjut mengenai hal ini bersama pihak-pihak yang berwenang," kata Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungpandan Shalahuddin Al Ayubi kepada posbelitung.co, Rabu (11/9/2019).

Berbagai persiapan dilakukan untuk mencegah hal ini. Di antaranya mengedukasi pegawai-pegawai internal bandara supaya peka dan tetap waspada terhadap gerak-gerik orang yang mencurigakan.

"Kita tidak mau Belitung menjadi jalur baru peredaran narkoba di Indonesia karena posisi Belitung cukup strategis ya," tambahnya.

Bandara H AS Hanandjoeddin Belum Punya Pemindai Paspor Permanen

Bandara H AS Hanandjoeddin Belitung belum memiliki peralatan permanen untuk mempersiapkan pendaratan penerbangan internasional. Alat tersebut adalah Border Control Management.

Alat ini berfungsi sebagai pemindai paspor yang langsung terhubung ke sistem server keimigrasian. Saat ini, alat tersebut bersifat mobile yang diangkut dari Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungpandan.

"Alat itu biasanya ditanam di konter-konter keimigrasian di dalam bandara. Alat itu mempu mendeteksi data dari setiap penumpang yang datang baik dari pesawat reguler maupun charter," kata Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungpandan Shalahuddin Al Ayubi kepada posbelitung.co, Rabu (11/9/2019).

Beberapa waktu lalu, Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman sempat menyatakan siap membantu pengadaan alat ini. Namun hingga sekarang belum ada realisasinya.

Halaman
12
Penulis: Maggang (mg)
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved