Sejarah Hari Jadi Pangkalpinang Tidak Lepas Dari Kesultanan Palembang Darussalam

17 September merupakan hari jadi Pangkalpinang ke-262 tahun. Terbentuknya Pangkalpinang tidak lepas dari masa kesultanan Palembang

Sejarah Hari Jadi Pangkalpinang Tidak Lepas Dari Kesultanan Palembang Darussalam
Bangkapos/irakurniati
Sejarawan dan budayawan Bangka belitung, Akhmad Elvian 

Sejarah Hari Jadi Pangkalpinang Tidak Lepas Dari Kesultanan Palembang Darussalam

BANGKAPOS.COM - 17 September merupakan hari jadi Pangkalpinang ke-262 tahun. Terbentuknya Pangkalpinang tidak lepas dari masa kesultanan Palembang pada ratusan tahun silam.

Sejarawan dan budayawan Bangka belitung, Akhmad Elvian, membeberkan, Bangka tidak terlepas dari kesultanan pertama palembang darussalam.

Dia menceritakan, pernikahan sultan Abdurahman, yakbi sultan pertama Palemvang darussalam dengan Khadijah, putri bupati nusantara yang merupakan putri juaraja muda kesultanan Banten yang berkedudukan di Bangka Kota.

Namun ketika bupati nusantara sebagai wakil sultan di Bangka wafat, kekuasaan kemudian diserahkan ke Khadijah. Pada tahun 1666, Khadijah menikah dengan Sultan Abdurahman dan kekuasaan atas Bangka diserahkan ke suaminya itu.

Bangka berada dibawah kekuasaan kesultanan Palembang Darussalam karena pernikahan politik. Dibawah kekuasaan Abdurahman, Bangka dijadikan statusnya sebagai wilayah 'Sindang' dengan status merdeka.

Bangka kemudian silih berganti kesultanan, hingga pada saat kesultanan Sultan Mahmud Badarudin I dibawah kekuasaannya membuka pertambangan timah yang diserahkan ke keluarga istrinya dari keturunan Johor Siantan dan mendatangkan orang-orang China ke Bangka untuk meningkatkan produksi timah.

Kemudian, kesultanan digantikan oleh anak Mahmud Badarudin I yakni Sultan Ahmad Najamudin I Adikusumo pada tanggak 17 September 1757.

Ahmad Najamudin I Adikusumo kemudian membuat kebijakan dan memerintajkan para tumenggung, kepala rakyat, depati maupun batin untuk mendirikan pangkal-pangkal di Bangka.

"Pangkal diartikan sebagai tempat segala sesuatu aktivitas dimulai. Bisa juga sebagai pangkalan," ujar Elvian, Rabu (11/9/2019).

Halaman
12
Penulis: Ira Kurniati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved