Wacana Jembatan Bangka-Sumatera Selatan Dituding Buang Duit Gubernur Babel-Sumsel Sepakat Bentuk Tim

Pembangunan jembatan Bangka-Sumetera dinilai mubazir, Gubernur Babel justru minta masuk program RPJMN 2020-2024

Wacana Jembatan Bangka-Sumatera Selatan Dituding Buang Duit Gubernur Babel-Sumsel Sepakat Bentuk Tim
merdeka.com
Ilustrasi (foto ini tak ada kaitannya dengan berita di bawah cuma ilustrasi foto saja) 

Sedangkan jembatan Bangka-Sumatera Selatan diprediksi tidak lebih dari 10 kendaraan yang melintas setiap jam bukan setiap menit karena penduduk Bangka tidak lebih dari 700 ribu penduduk.

Hendaknya, menurut Bambang pemerintah mengkaji lebih mendetil dari semua aspek.

Sehingga, anggaran yang akan dikeluarkan negara untuk itu benar-benar tepat dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Jangan sampai buang-buang duit dan tidak bermanfaat untuk kepentingan ekonomi masyarakat. Akhirnya beban pemerintah akan lebih berat lagi. Hutang lebih banyak lagi," kata Bambang. 

Ngaku Janda Lalu Pakai Daster Saat Masuk Warung Kuro-kuro Cari Kerja, Ternyata Sosoknya Tak Terduga

Pelabuhan Besar

Bambang menilai Pulau Bangka lebih strategis dibangun pelabuhan besar.

Hal ini cukup beralasan karena letaknya dilewati tol laut dan berada di dua poros maritim utama Indonesia, yakni domestik dan internasional.

Masuk akal jika pemerintah daerah ada rencana mengembangkan pelabuhan baru yang bisa menjadi daerah industri terintegrasi dengan pelabuhan besar internasional.

Dan pembangunan bisa diarahkan dengan membangun kedalaman alur sehingga betul-betul bisa mendapatkan kedalaman yang cukup untuk kapal internasional maupun domestik.

Apalagi Pulau Bangka pernah dijadikan studi riset Inggris untuk menggantikan Singapura yang sudah padat.

Halaman
1234
Penulis: Edy Yusmanto (Ero)
Editor: ediyusmanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved