Wacana Jembatan Bangka-Sumatera Selatan Dituding Buang Duit Gubernur Babel-Sumsel Sepakat Bentuk Tim

Pembangunan jembatan Bangka-Sumetera dinilai mubazir, Gubernur Babel justru minta masuk program RPJMN 2020-2024

Wacana Jembatan Bangka-Sumatera Selatan Dituding Buang Duit Gubernur Babel-Sumsel Sepakat Bentuk Tim
merdeka.com
Ilustrasi (foto ini tak ada kaitannya dengan berita di bawah cuma ilustrasi foto saja) 

Menurut Bambang, konsep pembangunan jembatan juga tidak sejalan dengan program maritim Presiden Jokowi yang lebih mendorong peningkatan kapasitas pelabuhan laut.

"Sudahlah jembatan ini jangan seperti proyek mercusuar. Biaya besar yang mau lewat sedikit," sebut Bambang. 

Sebelumnya Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumsel dan Babel telah bertemu melakukan pembahasan jembatan itu. Hasil kajian pun telah diajukan pada Kementerian PUPR.

Demi Ekonomi Babel

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengatakan, keinginan Babel agar ada jembatan penghubung Bangka-Sumatera adalah demi pembangunan ekonomi Babel.

Dia mengakui wacana ini kerap menjadi pro-kontra di tengah masyarakat yang mengkhawatirkan dampak negatif keberadaan jembatan itu nantinya.

"Kalau misalnya ada pro-kontra, positif dan negatif, kegiatan apapun ada positif dan negatif. Masyarakat takut misalnya kriminalitas meningkat karena akses semakin terbuka, kan ada polisi. Kalau kriminalitas meningkat, ya berarti polisi tidak kerja. Tidak bisa Babel membangun kalau (masyarakat) takut-takut seperti itu," kata Erzaldi, Senin (15/7/2019).

Dia mengatakan, rencana ini nantinya pasti sudah didukung dengan berbagai kajian baik teknis maupun non-teknis seperti dampak sosialnya.

"Analisa dampak sosial masyarakat kan juga diperlukan," katanya.

Erzaldi mengatakan, ia bersama Gubernur Sumsel Herman Deru sudah sepakat agar membentuk tim percepatan.

Halaman
1234
Penulis: Edy Yusmanto (Ero)
Editor: ediyusmanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved