Kriminalitas

Bawa Ganja Kering 3,81 Gram, Pria Ini Dibekuk Polres Bangka Barat di Bengkel Tambal Ban

Satuan Reserse Narkoba Polres Bangka Barat, meringkus Bayu (26) atas kepemilikan 3,81 gram daun ganja kering.

Bawa Ganja Kering 3,81 Gram, Pria Ini Dibekuk Polres Bangka Barat di Bengkel Tambal Ban
Ist/Humas Polres Babar
Bayu pemilik daun ganja kering saat diamankan polisi 

BANGKAPOS.COM-- Satuan Reserse Narkoba Polres Bangka Barat, meringkus Bayu (26) atas kepemilikan 3,81 gram daun ganja kering.

Bayu ditangkap Anggota Sat Narkoba Polres Babar, pimpinan Iptu Umar Dani, dari bengkel tambal ban Kampung Daya Baru Pal 4, Desa Air Belo, Kecamatan Muntok, Bangka Barat, Sabtu (7/9/2019) lalu.

Ungkap kasus kepemilikan daun ganja kering tersebut berawal dari adanya informasi, yang menyebutkan jika Bayu memiliki dan menguasai narkotika jenis sabu.

Dari informasi tersebut, anggota melakukan penyelidikan, dan berhasil mengamankan Bayu berikut barang bukti ganja kering yang disimpan pelaku di bengkel Tampal Ban sekitar Kampung Daya Baru.

"Kami dapat informasi kalau yang bersangkutan (Bayu-red) memiliki narkoba jenis ganja. Anggota kemudian mengamankan pelaku berikut barang bukti yang di duga kuat daun ganja kering," ungkap Umar Dani, mewakili Kapolres AKBP Firman Andreanto, Kamis (12/9/2019).

Pakai Ganja Iseng Biar Semangat Kerja

Bayu pemilik satu paket ganja kering hanya bisa pasrah ketika digelandang ke ruang Sat Narkoba Polres Bangka Barat, Kamis (12/9/2019)

Kepada awak media, pria 26 tahun tersebut mengaku hanya sebagai pengguna. Ganja tersebut ia peroleh dari rekan nya Sincan.

Bayu mengungkapkan alasan dirinya menggunakan ganja, supaya bersemangat saat menjalani rutinitas pekerjaan sehari hari.

"Biasanya beli seratus untuk pakai saja, yang ditemukan polisi itu sisa pakainya. Iseng aja, biar tambah semangat bekerja," kata Bayu. (Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved