Berita Pangkalpinang

Istri Wali Kota Jenguk Erlita Bayi dengan Ubun-Ubun Kepala Membesar, Sang Ibu Cerita Masa Kehamilan

Kedatangannya istri Wali Kota Pangkalpinang sekaligus memberikan bantuan kepada keluarga Masitoh dan Jumadil berupa uang dan perlengkapan bayi.

Istri Wali Kota Jenguk Erlita Bayi dengan Ubun-Ubun Kepala Membesar, Sang Ibu Cerita Masa Kehamilan
bangkapos.com/Ira Kurniati
Erlita, bayi yang mengidap penyakit ubun-ubun kepala membesar saat dijenguk ketua TP PKK Pangkalpinang, Monica Haprinda, Kamis (12/9/2019) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketika tiba di kediaman Erlita, bayi dengan ubun-ubun kepala sebesar kepalan tangan orang dewasa. Istri Wali Kota Pangkalpinang, Monica Haprinda berucap 'hati saya pilu'. Raut wajahnya pun datar menunjukkan rasa iba melihat kondisi Erlita, bayi mungil yang mengidap kelebihan cairan pada otak.

Usia Erlita memasuki satu bulan lebih. Dia dilahirkan melalui proses operasi pada 7 Agustus lalu. Bayi mungil itu terbaring di atas tempat tidurnya. Matanya sayup-sayup dan sama sekali tidak rewel meskipun ramai dikunjungi orang.

"Saya tidak bisa berkata-kata lihat kondisi adek bayi ini. Hati saya pilu. Dia beda sehari lahirnya dengan anak saya. Ibu mana yang tidak teriris hatinya melihat kondisi anak seperti ini," ujar Monica usai menjenguk Erlita di kawasan Air Mawar, Kamis (12/9/2019).

Pantauan bangkapos.com, sesekali Ketua TP PKK Pangkalpinang ini mengelus wajah bayi mungil itu. Dia juga sempat berbicara mengenai kondisi yang dialami Erlita kepada Masitoh. Kedatangannya sekaligus memberikan bantuan kepada keluarga Masitoh dan Jumadil berupa uang dan perlengkapan bayi.

Percakapan antara Monica dan Masitoh sempat membahas masa kehamilan ibu lima orang anak itu. Masitoh mengaku, saat hamil kakinya sempat digigit tikus di rumah kontarakan lamanya di kawasan Air itam.

"Pada saat itu pun saya sering kontak langsung sama kucing. Mungkin saat megang bulunya secara tidak langsung bisa berpengaruh pada kondisi janin saya waktu itu, juga saat membersihkan kotoran kucing," akui Masitoh.

Istri Wali Kota sempat kaget mendengar cerita Masitoh tersebut hingga berpindah-pindah rumah kontrakan karena terbatasnya biaya. Monica menyampaikan pesan agar para ibu hamil dapat menjaga kesehatan dirinyaau mpun lingkungan karena berpengaruh terhadap kesehatan calon anak mereka. Ia juga berharap ibu yang baru saja melahirkan dapat memberikan ASI eksklusif kepada anaknya minimal enam bulan.

"Walaupun terbatas dana, tapi untuk kesehatan diri dan lingkungan tetap harus kita jaga selagi hamil karena berpengaruh nantinya pada anak," pesan Monica.

Mengenai kondisi Erlita, Monica berharap dapat segera tahu hasil pemeriksaan dari dokter dan langkah yang harus diambil sehingga semua pihak yang ingin membantu dapat menggalangkan dana untuk kesembuhan putri kelima Masitoh dan Jumadil itu.

"Semoga ada jalan keluarnya. Kalau ada kepastian mengenai tindakan selanjutnya kita bisa galang dana. Semoga ada harapan lah untuk anak ini," ujar Monica.

Pasangan Jumadil dan Masitoh tinggal bersama orangtua Jumadil di kawasan rumah potong hewan, Kelurahan Air mawar, Kecamatan Bukit Intan. Keseharian Jumadil bekerja sebagai buruh harian dan Masitoh hanya ibu rumah tangga yang mengurusi lima orang anak.

Bantuan kepada bayi Erlita bisa disalurkan dengan cara menghubungi langsung orangtuanya lewat nomor kontak Masitoh, 081995677655 atau ke nomor rekening BRI atas nama Turut Masitoh 714101010523534 .

(bangkapos.com/ira Kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved