Kecamatan Taman Sari Sosialisasi Kesehatan Ibu dan Bayi

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi bagi ibu hamil dalam menjaga kesehatan, baik pra maupun pasca kehamilan

Kecamatan Taman Sari Sosialisasi Kesehatan Ibu dan Bayi
Kecamatan taman sari
dr. Muhammad Brizain, Sp.OG saat menyampaikan materi sosialisasi kesehatan ibu dan bayi. 

PANGKALPINANG - Kamis (12/09/2019), Kecamatan Taman Sari Kota Pangkalpinang bidang pemberdayaan masyarakat menyelenggarakan sosialisasi kepada ibu-ibu hamil dan kader pendamping ibu hamil di wilayah Kecamatan Taman Sari.

Berlangsung di ruang pertemuan Kecamatan Taman Sari, kegiatan ini dibuka langsung oleh Camat Taman Sari, Raelan Hafizh dan dihadiri juga oleh pihak Kelurahan dan Puskesmas di Kecamatan Taman Sari.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi bagi ibu hamil dalam menjaga kesehatan, baik pra maupun pasca kehamilan dan hal-hal yang perlu diperhatikan semasa kehamilan dalam rangka mengurangi angka kematian ibu dan bayi.

dr. Muhammad Brizain, Sp.OG saat menyampaikan materi sosialisasi kesehatan ibu dan bayi.
dr. Muhammad Brizain, Sp.OG saat menyampaikan materi sosialisasi kesehatan ibu dan bayi. (Kecamatan taman sari)

Adapun narasumber dari kegiatan ini adalah M. Yusuf, S.K.M. Kepala UPTD Puskesmas Kacang Pedang, dr. Muhammad Brizain, Sp. OG Kepala Klinik Bersalin Anak "RONA", dan dr. Karina.

dr. Muhammad Brizain mengatakan dalam paparannya, pemeriksaan ibu hamil menurut Departemen Kesehatan minimal 4 kali semasa kehamilan, yaitu 1 kali three semester pertama, 1 kali three semester kedua, dan 2 kali three semester ketiga.

Kegiatan Kecamatan Sayang Ibu ini sejalan dengan program Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui program JAMPERSAL nya (Jaminan Pesalinan) untuk membantu ibu-ibu melahirkan secara gratis di fasilitas kesehatan pemerintah.

Camat Taman Sari menuturkan "tingkat kelahiran yang tinggi harus dibarengi juga dengan pengetahuan tentang kesehatan masa kehamilan, diharapkan agar hal tersebut dapat mengurangi tingkat kematian ibu dan bayi yang tergolong masih tinggi".

Editor: Evan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved