Satpol PP Bangka Gelar Razia Gabungan Bersama Polsek dan Kecamatan di Sungai Perimping

Razia gabungan antara Satpol PP Bangka, Pihak Kecamatan Riausilip dan Polsek Riausilip kembali dilakukan, Kamis (12/9/2019).

Satpol PP Bangka Gelar Razia Gabungan Bersama Polsek dan Kecamatan di Sungai Perimping - ti-ilegal-di-sungai-perimping-kecamatan-riausilip-bangka.jpg
IST/Kiriman Suherman
TI ilegal di Sungai Perimping Kecamatan Riausilip Bangka, Kamis (12/9/2010).
Satpol PP Bangka Gelar Razia Gabungan Bersama Polsek dan Kecamatan di Sungai Perimping - satpol-pp-bangka-kasi-transtip-kecamatan-riausilip-dan-polsek-riausilip.jpg
IST/Kiriman Suherman
Tampak Tim Gabungan Satpol PP Bangka, Kasi Transtip Kecamatan Riausilip dan Polsek Riausilip saat razia TI ilegal di Sungai Perimping Kecamatan Riausilip Bangka, Kamis (12/9/2010)

Satpol PP Bangka Gelar Razia Gabungan Bersama Polsek dan Kecamatan di Sungai Perimping

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Razia gabungan antara Satpol PP Bangka, Pihak Kecamatan Riausilip dan Polsek Riausilip kembali dilakukan, Kamis (12/9/2019).

Razia dilakukan di Sungai Perimping dan sekitarnya yang dirambah tambang timah ilegal.

Pasalnya, kawasan hutan bakau di Kecamatan Riasuilip Bangka itu porak-poranda akibat pencemaran.

Tim gabungan menemukan sejumlah peralatan tambang (TI Rajuk) di kawasan sungai yang merupakan lokasi tangkap nelayan lokal.

Aktivitas penambangan yang sedang berlangsung dihentikan. Ironisnya lagi, tambang timah ilegal di kawasan konservasi itu dibuat seolah legal.

Tampak Tim Gabungan Satpol PP Bangka, Kasi Transtip Kecamatan Riausilip dan Polsek Riausilip saat razia TI ilegal di Sungai Perimping Kecamatan Riausilip Bangka, Kamis (12/9/2010)
Tampak Tim Gabungan Satpol PP Bangka, Kasi Transtip Kecamatan Riausilip dan Polsek Riausilip saat razia TI ilegal di Sungai Perimping Kecamatan Riausilip Bangka, Kamis (12/9/2010) (IST/Kiriman Suherman)

Penambangan di lokasi ini diatur oleh 12 orang perwakilan warga dari berbagai desa yang mengaku sebagai panitia pengamanan (PAM), yang seolah panitia resmi.

"Kita Satpol PP, bersama Kasi Transtip Kecamatan Riausilip dan Polsek Riausilip bersama-sama turun ke lokasi. Kita temukan aktivitas tambang ilegal apung di Sungai Perimping, jaraknya sekitar 200 meter dari Jembatan Perimping. Ada puluhan unit tambang apung di sungai ini," kata Kepala Kantor Satpol PP Bangka, Dalyan Amrie diwakili Kabid Perundang-Undangan, Acmad Suherman usia razia, Kamis (12/9/2019).

Untuk melihat lebih dekat aktivitas tambang ilegal terebut, tim gabungan Pol PP, kepolisian dan kecamatan terpaksa menggunakan dua unit kapal cepat (speedboat).

"Setelah tiba di lokasi tersebut Kapolsek Riausilip bersama anggota Pol PP mengimbau agar penambang menghentikan aktivitas pertambangan ilegal ini," kata Suherman.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved