Berita Pangkalpinang

813 Titik Panas Menyebar di Babel, Kebakaran Lahan dan Pemukiman Beratap Seng Tertangkap Satelit

Sejak Maret hingga saat ini, BMKG Pangkalpinang mencatat titik panas di wilayah Bangka belitung sebanyak 831 titik.

813 Titik Panas Menyebar di Babel, Kebakaran Lahan dan Pemukiman Beratap Seng Tertangkap Satelit
Bangkapos.com/Ira Kurniati
Kepala seksi data dan informasi BMKG Pangkalpinang, Kurniaji 

BANGKAPOS.COM-- Sejak Maret hingga saat ini, BMKG Pangkalpinang mencatat titik panas di wilayah Bangka belitung sebanyak 831 titik. Musim kemarau yang diperkirakan lebih panjang dari tahun sebelumnya berdampak pada kekeringan dan kebakaran hutan.

Kepala seksi data dan informasi BMKG Pangkalpinang, Kurniaji mengatakan, titik panas merupakan objek di daratan yang memancarkan radiasi termal ke atas dan akan tertangkap sebagai titik panas oleh satelit. Dia mencontohkan, misalnya kebakaran hutan.

Namun tidak semua kebakaran hutan dapat dikatakan sebagai titik panas, melainkan dengan spesifikasi mencapai dua hektar atau lebih baru akan tertangkap sinyal satelit.

Begitu pun dengan rumah warga yang beratapkan seng, semakin banyak pemukiman menggunakan seng, tidak menutup kemungkinan sinyal titik panas akan tertangkap oleh satelit.

"Kalau kita lihat sepanjang 30 tahun terakhir, dua kali mengalami musim kemarau yang dikatakan cukup ekstrim, yakni pada tahun 1998 dan 2015. Kalau 1.998 dampaknya kekeringan luar biasa, namun di 2015 dampaknya titik panas dan kebakaran hutan. Ditahun 2015 ada 1.246 titik panas sepanjang Juni-Oktober," jelas Kurniaji.

Melihat titik panas ditahun 2015 dan dibandingkan dengan tahun 2019, Kurniaji mengatakan, tidak menutup kemungkinan tahun ini dapat mencapai titik tersebut atau bahkan lebih.

Pasalnya awal September hingga Oktober nanti merupakan puncak musim kemarau yang ditakutkan dapat memperluas adanya kebakatan hutan dan lahan.

Pihaknya selalu memantau titik panas yang menyebar di Bangka belitung. Untuk wilayah Bangka, terpantau daerah Mentok, Kabupaten Bangka barat memiliki potensi kekeringan dibandingkan kota/kabupaten lain.

Di daerah ini pun sudah mengalami hari tanpa hujan selama 70 hari. Sedangkan di luar Bangka, potensi titik panas ekstrim ada di Kabupaten Belitung Timur yang ditandai dengan hari tanpa hujan selama 60 hari lebih.
(Bangkapos.com/Ira Kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved