Berita Pangkalpinang

Bapas Pangkalpinang Terima 704 Berkas Usulan Pembebasan Warga Binaan

Terhitung mulai januari 2019 sampai sekarang sudah 704 berkas usulan pembebasan warga binaan yang sudah diterima dan diselesaikan

Bapas Pangkalpinang Terima 704 Berkas Usulan Pembebasan Warga Binaan
bangkapos.com/Ferdi Aditiawan
Suwarto, Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Kota Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Kota Pangkalpinang Suwarto mengatakan, terhitung mulai januari 2019 sampai sekarang sudah 704 berkas usulan pembebasan warga binaan yang sudah diterima dan diselesaikan.

Pihaknya selaku lembaga yang berwenang mengurusi dan mengusulkan tentang kebebasan warga binaan seluruh lapas di bangka belitung

"Terhitung mulai Januari sampai sekarang sudah 704 berkas pengusulan bebas untuk warga binaan yang telah di diselesaikan, ini pun bisa bertambah. Adapun berkas mereka itu dari seluruh lembaga pemasyarakatan (Lapas) yang ada di kabupaten kota yang ada di Bangka Belitung, tak terkecuali lapas yang ada di Belitung juga masih mengurus kesini karena bapas cuma ada satu, yaitu di Kota Pangkalpinang," Kata Suwarto saat ditemui bangkapos.com, Jumat (13/9/2019)

Suwarto menuturkan berkas yang masuk dan telah diselesaikan itu dari berbagai macam kasus dan berbagai macam hukuman, adapun banyak rincian yang berkas yang diselesaikan itu berbagai kategori

"Adapun berkas itu dari berbagai macam kategori, untuk berkas warga binaan yang menerima cuti bersyarat (CB) sebanyak 144 berkas, cuti menjelang bebas (CMB) sebanyak 16 berkas, pembebasan bersyarat (PB) sebanyak 538 berkas, dan anak yang dikembalikan ke orang tua (W) itu sebanyak 6 berkas," ujar Suwarto

Adapun untuk persyaratan yang harus wajib untuk menerima pengusulan bebas ini warga binaan harus menjalani 2/3 dari masa hukuman

"Untuk menerima CB dan CMB warga binaan harus wajib menjalani hukuman selama 6 bulan dan harus berkelakuan baik, untuk PB itu warga binaan wajib menjalani hukuman selama 9 bulan baru bisa diusulkan dari pihak lapas ke pihak bapas, dan untuk yang di kembalikan ke orang tua (W) itu murni menjalani hukuman," jelas Suwarto

Suwarto menambahkan tujuan pemberian usulan pembebasan ini sesuai dengan peraturan menteri hukum dan hak asasi manusia

"Ini merupakan hak warga binaan,akan tetapi setelah mereka menerima usulan pembebasan ini mesti wajib lapor ke bapas sesuai aturan yang berlaku. Pihak Bapas masih akan mengawasi mereka warga binaan yang bebas, untuk itu kami dari pihak bapas ada yang nama nya pembimbing klien (PK) untuk mengawasi mereka. Harapannya semoga warga binaan yang menerima usulan pembebasan ini tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum lagi,"pungkas Suwarto.

(bangkapos.com/Ferdi Aditiawan)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved