Diajak Cowok Lain Hubungan Badan 3 Menit, Pria Ini Emosi Tak Puas Cekcok Mulut hingga Rebut Pisau

Siswa SMA di Malang, ZA (17) yang membunuh begal yang tengah merampoknya, terancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun

Diajak Cowok Lain Hubungan Badan 3 Menit, Pria Ini Emosi Tak Puas Cekcok Mulut hingga Rebut Pisau
Dok/sripo
Ilustrasi penemuan mayat (Foto ini tak ada kaitannya dengan berita di bawah) 

BANGKAPOS.COM - Siswa SMA di Malang, ZA (17) yang membunuh begal yang tengah merampoknya, terancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun.

Diketahui, ZA membunuh pelaku begal bernama Misnan (33) di perkebunan tebu, Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang pada Minggu (8/9/2019).

Dalam pembelaannya, ZA mengaku membunuh Misnan lantaran kesal akan dirampok dan kekasihnya, V hendak diperkosa.

Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung saat mengintrogasi tersangka ZA dan Ahmad (22) serta kakaknya Rozikin (25) pelaku begal, Selasa (10/9/2019).
Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung saat mengintrogasi tersangka ZA dan Ahmad (22) serta kakaknya Rozikin (25) pelaku begal, Selasa (10/9/2019). (polres malang/ Surya Malang)

Cangkul Dekat Karung Berisi Jasad Cewek yang Dibunuh Teman Kecil Itu Bakal Dipakai Membuat Makam

Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Adrian Wimbarda menuturkan bahwa memberikan status tersangka kepada ZA berdasarkan temuan fakta, dikutip TribunWow.com dari saluran YouTube Official iNews, Rabu (11/9/2019).

"Jadi kepolisian hanya memberkaskan fakta-fakta di lapangan memberikan penyelidikan kami kirim ke kejaksaan nanti hakim lah yang menetapkan apakah tersangka ini bisa divonis bebas," ujar Adrian.

Adrian menuturkan, ZA dapat disangkakan pasal 351 ayat 3.

"Tersangka ayat 3 pasal 351 KUHP di mana bunyinya penganiayaan menyebabkan seseorang meninggal dunia. Dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun," ungkap Adrian.

Meski disangkakan dengan pasal 351, ZA juga memiliki pembelaan dengan pasal 49 mengenai pembelaan diri.

//

"Dengan pasal 49 ini tersangka melakukan penusukan karena dalam keadaan terpaksa, membela diri juga," kata Adrian.

Bu Guru TK Tertangkap Basah Bareng Suami Orang Gelap-gelapan Berbuat Dosa di Ruang Sekolah

Sehingga, meski ZA berstatus tersangka, namun tetap menunggu vonis dari hakim.

"Makanya kita tetapkan dia tersangka tapi di sini untuk memutuskan tersangka ini bebas atau tidak bukan ranah dalam kepolisian."

"Jadi kepolisian hanya memberkaskan fakta-fakta di lapangan memberikan penyelidikan kami kirim ke kejaksaan nanti hakim lah yang menetapkan apakah tersangka ini bisa divonis bebas," paparnya.

Halaman
1234
Editor: ediyusmanto
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved