Berita Bangka Barat

Marak TI Ilegal Gakkum KLHK Turun Tinjau kondisi Menumbing, Dua Penambang Mangkir

Tim Penegakkan Hukum (Gakkum) Kementrian Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK) kordinator wilayah Babel, turun pasca penertiban aktivitas TI

Marak TI Ilegal Gakkum KLHK Turun Tinjau kondisi Menumbing, Dua Penambang Mangkir
Ist/Sat Pol PP Bangka Barat
Tim KLHK saat meninjau kerusakan TI di kaki Menumbing Muntok 

BANGKAPOS.COM-- Tim Penegakkan Hukum (Gakkum) Kementrian Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK) kordinator wilayah Babel, turun pasca penertiban aktivitas Tambang Inkonvensional (TI) ilegal yang merambah kaki Bukit, Menumbing Muntok, Bangka Barat.

Kasat Pol PP Kabupaten Bangka Barat, Sidarta Gautama, menyebut ada lima orang tim KLHK yang turun ke lokasi TI ilegal di kawasan kaki Bukit Menumbing.

Kedatangan mereka guna memetakan sekaligus mengumpulkan data, terkait aktivitas TI ilegal yang merambah kaki Bukit Menumbing.

"Kemarin Gakum KLHK subangsel Kordinatornator wilayah Babel turun ke sini (Muntok-red) memastikan kondisi kawasan Menumbing yang dirambah aktivitas penambangan," jelas Sidarta, Jumat (13/9/2019) kepada bangkapos.com.

Dua Penambang Mangkir

Namun sayangnya saat penertiban, dua penambang yang sempat diamankan Sat Pol PP Bangka Barat, Zaenal dan Ipan mangkir sebagai wajib lapor.

Sebelumnya, Zaenal dan Ipan, sempat diamankan dan dikenakan wajib lapor, lantaran melakukan aktivitas penambangan di kaki Bukit Menumbing.

Kasat Pol PP Bangka Barat, Sidarta Gautama, menyebut alasan keduanya dikenakan wajib lapor, karena belum adanya Sarana Prasarana (Sarpas) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang memadai.

Selain itu belum adanya Momorendum of Understanding (MOU) dengan pihak kepolisian, kejaksaan serta Rumah Tahanan (Rutan) terkait SOP penahanan tersebut.

"Kemarin karena belum ada Sarpas jadi kami kenakan wajib lapor. Ternyata hanya datang sekali setelah itu tidak datang lagi. Cuma identitas alamat rumah nya sudah kami kantongi," ungkap Sidarta. (Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved