Berita Pangkalpinang

Sekjen Kemendagri di Babel: Pembangunan Manusia adalah Pembangunan yang Tak Pernah Berhenti

Pemukulan gong oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Hadi Prabowo menjadi simbolisasi dimulainya sarasehan nasional

Sekjen Kemendagri di Babel: Pembangunan Manusia adalah Pembangunan yang Tak Pernah Berhenti
bangkapos.com / DEDY Q
Pemukulan gong oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Hadi Prabowo sebagai simbolisasi dimulainya sarasehan nasional bertajuk Pembangunan Berwawasan Kependudukan di ballroom Gale-gale Restaurant, Pangkalanbaru, Bangka Tengah, Jumat (13/9/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemukulan gong oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Hadi Prabowo menjadi simbolisasi dimulainya sarasehan nasional bertajuk Pembangunan Berwawasan Kependudukan di ballroom Gale-gale Restaurant, Pangkalanbaru, Bangka Tengah, Jumat (13/9/2019). Dia menyebut, sarasehan ini bertujuan mensinkronisasikan langkah dalam pembangunan berwawasan kependudukan.

"Pembangunan manusia adalah pembangunan yang tak pernah berhenti menuju keadaan Indonesia yang lebih baik," kata Hadi saat membuka acara.

Dia mengatakan, pada pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo 16 Agustus 2019 lalu, disebutkan bahwa Indonesia berada di puncak bonus demografi pada 2020-2024. Jika pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) lebih fokus dan menggunakan cara-cara baru, bonus demografi akan menjadi lompatan bagi Indonesia.

"Untuk itu perlu mempertimbangkan kebijakan pembangunan kependudukan yang dapat mengoptimalkan perubahan struktur-struktur tersebut baik dari sisi permasalahan kuantitas penduduk, kualitas penduduk, administrasi kependudukan, persebaran penduduk, maunpun pembangunan keluarga," ucap Hadi.

Hadi menyebut, pembangunan berwawasan kependudukan juga harus memperhatikan arah RPJMN 2020-2024 "Mewujudkan masyarakat Indonesia mandiri, maju, adil, dan makmur melalui percepatan pembangunan di berbagai bidang yang menekankan terbentuknya struktur perekonomian yang kokoh, berlandaskan keunggulan yang kompetetif di berbagai wilayah, serta didukung oleh SDM yang berkualitas dan berdaya saing.

Kementerian Dalam Negeri sebagai koordinator pembinaan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan, secara Nasional mempunyai tugas dan fungsi melakukan koordinasi, sinkronisasi, sinergitas pelaksanaan seluruh urusan pemerintahan bagi seluruh unsur penyelenggaraan pemerintahan baik pusat maupun daerah. Harmoni Pembangunan Nasional dan Pembangunan Daerah untuk mendukung agenda prioritas dan pencapaian sasaran dan pembangunan nasional diperlukan komitmen kerjasama yang tinggi dengan melibatkan seluruh kelompok dan lapisan masyarakat dalam membangun daerah berdasarkan tahapan pembangunan dan arah kebijakan RPJMN 2020-2024.

Hadi mengatakan pelaksanaan program Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana setelah lahirnya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, masih ditemukan adanya pemahaman yang berbeda sehingga berakibat pada munculnya berbagai permasalahan di lapangan. Ia meminta semua pihak maksimalkan kinerja kelembagaan yang kuat dan yang sudah terbangun saat ini, yaitu antara BKKBN, Kantor Perwakilan BKKBN di Provinsi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Provinsi maupun di Kabupaten/Kota.

"Untuk memperkuat peran OPD Provinsi, mari kita bergandeng tangan dan saling berkoordinasi antara Kementerian Dalam Negeri dan BKKBN, Melalui Kantor Perwakilan BKKBN di tiap provinsi mari berkolaborasi dan kita tetal saling memberikan kepercayaan mepada Gubernur kepercayaan sebagai wakil Pemerintah Pusat di daerah agar melakukan pembinaan dan optimal dalam pengawasan Bupati Walikota di wilayahnya, khususnya dalam hal Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana," ucap Hadi.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengatakan, Pemprov Babel menganggap sarasehan nasional ini sebagai acara penting. Hasil sarasehan ini diharapkan menjadi pedoman bagi semua pihak untuk menyusun anggaran pembangunan nasional dan daerah. "Dasar pembangunan kita adalah kekuarga. Tanpa keluarga kita tidak berarti apa-apa. Maka betapa pentingnya acara sarasehan ini. Ini adalah dasar bagi kita membangun Indonesia secara keseluruhan," katanya.

Sarasehan nasional Pembangunan Berwawasan Kependudukan diikuti dengan panel dan paparan dengan dimoderatori pakar komunikasi Effendi Gazali. Gubernur Babel Erzaldi Rosman, Peneliti LIPI Sitti Zuhro, Kepala BkkBN Hasto Wardoyo.

Acara juga akan dilanjutkaj dengan fieldtrip ke kampung KB Pangkalbalam, Kelompok UPPKS Melati di Kelurahan Gabek, Pangkalpinang, dan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) Harmonis di Desa Penyak, Bangka Tengah. Menteri Bappenas Bambang Brodjonegoro juga akan hadir pada rangkaian acara sarasehan nasional ini.

(bangkapos.com / Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved