Berita Pangkalpinang

Sudah Gelontorkan Belasan Miliar untuk Pedestrian Kota, Gubernur Minta Pemkot Ikut Pelihara

Selama dua tahun terakhir, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menggelontorkan anggaran belasan miliar untuk penataan kota Pangkalping

Sudah Gelontorkan Belasan Miliar untuk Pedestrian Kota, Gubernur Minta Pemkot Ikut Pelihara
(BANGKAPOS.COM/ DEDY QURNIAWAN)
Gubernur Erzaldi memimpin rapat penataan jalan Kota Pangkalpinang di ruang rapat gubernur yang juga dihadiri perwakilan Pemkot Pangkalpinang, Jumat ( (13/9/2019) sore. 

BANGKAPOS.COM-- Selama dua tahun terakhir, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menggelontorkan anggaran belasan miliar untuk penataan kota Pangkalpinang. Khususnya pedestrian di sejumlah titik, misalnya kawasan Semabung dan Jalan Ahmad Yani.

Ke depannya, anggaran serupa juga akan digelontorkan untuk berbagai program penataan.

"Dukungan pemprov akan terus diberikan, tetapi seperti yang disampaikan Pak Gubernur, kami mau melihat respons Pemkot terhadap penataan ini seperti apa. Misalnya, penertiban penyalahgunaan trotoar yang sudah ditata selama ini seperti apa, pembebasan lahannya untuk rencana ke depannya, ya kami tinjau lagi kesiapannya. Sementara ini, baru pedestrian di beberapa titik ini dulu," kata Kepala Dinas PUPR Babel Noviar Ishak seusai rapat bersama membahas penataan jalan kota Pangkalpinang di ruang rapat Gubernur, Jumat (13/9/2019) sore.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengatakan, Kota Pangkalpinang segera merampungkan Perda RDTR-nya. Ini diperlukan untuk pengaturan tampak bangunan.

Perda RDTR ini diperlukan agar Pemprov bisa membantu penataan pedestrian di Jalan Jendral Sudirman hingga ke kawasan Gabek.

"Ini harus diatur. Tidak boleh ada kanopi segala macamnya. Jarak bangunan dengan jalan, saluran segala macamnya, harus diatur. Ini tidak bisa dirapikan kalau tidak ada dasar RDTR. Kalau sudah ada itu, apa yang sudah kami bangun untuk pedestrian ini, bisa lebih bagus lagi," tutur Erzaldi.

Dia mengatakan, Pemkot juga harus konsisten membantu menjaga pedestrian yang telah ditata dengan cara tidak ada yang parkir sembarangan. Erzaldi meminta agar apa yang telah dibangun, seperti bangku-bangku taman di pedestrian, tidak rusak.

"Soal parkir liar misalnya, ini bukan kewenangan kami. Makanya kami minta, kalau sudah dibangun, ya kami minta dipelihara," katanya.

Erzaldi mengatakan, ia juga sudah berkoordinasi dengan Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) terkait pemeliharaan pedestrian yang telah dibangun ini.

"Saya sudah sampaikan ini ke Pak Molen. Mudah-mudahan lah, sedikit demi sedikit, apa yang dikerjasamakan dan dikoordinasikan dengan Pangkalpinang ini akan segera membuahkan hasil. Intinya, kami bersama Pemkot ingin menjadikan Pangkalpinang ini dengan baik, menjadi ibu kota provinsi yang baik, kalau Pangkalpinang dak bagus, provinsinya juga tidak bagus," tutur Erzaldi.

Tahun depan, Pemprov juga akan membantu penataan titik nol kilometer di Pangkalpinang. "Mapolres dan gereja di sana juga akan ditata," ucap Erzaldi.

(bangkapos.com / Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved