Berita Pangkalpinang

Terancam Puso, Petani di Desa Rias Basel Terancam Rugi Rp 8 Miliar dan di Beltim Rp 2 Miliar

Apabila tidak dilakukan penanggulangan kekeringan di wilayah tersebut akan terjadi kerugian besar karena terjadi puso.

Terancam Puso, Petani di Desa Rias Basel Terancam Rugi Rp 8 Miliar dan di Beltim Rp 2 Miliar
Bangkapos.com/Krisyanidayati
Caption: Kepala Dinas Pertanian Babel, Juaidi. 

BANGKAPOS.COM--Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Juaidi mengatakan ancaman kekeringan pertanian untuk padi indeks pertanaman musim kedua saat ini sudah ada dua laporan yang masuk. Untuk itu pihaknya akan segera lakukan upaya penanggungan.

"Pertama laporan dari wilayah Belitung Timur, dan Rias Bangka Selatan. Senin besok kita akan melakukan gerakan penanggulangan kekeringan di Rias, Bangka Selatan. Nanti akan dihadiri oleh bapak gubernur," ungkap Juaidi saat ditemui bangkapos.com. Jumat,(3/9/2019).

Data Dinas Pertanian Babel untuk lahan padi yang sudah tersebar menunjukan sekitar 7 ribuan hektar. Luas wilayah untuk wilayah yang dilaporkan seperti di Desa Rias, Bangka Selatan sekitar 541,43 hektar, dan Belitung Timur sekitar 156 hektar.

Apabila tidak dilakukan penanggulangan kekeringan di wilayah tersebut akan terjadi kerugian besar karena terjadi puso. Di Desa Rias, Kabupaten Bangka Selatan akan terjadi kerugian hampir sebesar Rp 8 miliar, dan Belitung Timur sekitar Rp 2 miliaran.

Dia mengatakan, upaya yang dilakukan mulai dari pompanisasi sumber air yang terdekat, normalisasi, atau membersihkan saluran indikasi di sana, persiapan pembuatan saluran baru, atau codetan.

Selain itu, dari data kekeringan oleh BMKG yang ditunjukan Juaidi bahwa ada 9 wilayah yang masuk kategori Siaga meliputi Simpang Teritip, Sungailiat, Pemali, Pulau Besar, Sijuk, Damar, Kelapa Kampit, Manggar, dan Gantung 1. Serta ada lima wilayah masuk kategori Awas meliputi Mentok, Membalong, Badau 2, Simpang Rengiang, Simpang Pesak, dan Dendang. (Bangkapos.com/CR2)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved