Berita Belitung

Belitung Dapat Kiriman Kabut Asap dari Kalimantan, Suhu Panas Warga Diminta Gunakan Masker

Kepala Statiun Metreologi Kelas III HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan membenarkan Belitung saat ini sedang mendapat kiriman kabut asap.

Belitung Dapat Kiriman Kabut Asap dari Kalimantan, Suhu Panas Warga Diminta Gunakan Masker
posbelitung.co/Disa Aryandi
Cuaca mendung di Jalan Gaparman, Senin (16/8/2019) menandakan Belitung di selimuti kabut asap. 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Cuaca di Kabupaten Belitung, Senin (16/9/2019) mendung sejak pagi hari. Langit biru tidak terlihat oleh pandangan mata, namun suhu di seputaran Tanjungpandan tetap panas dan mengalami perbedaan dari satu pekan lalu.

Diperkirakan, perubahan cuaca tersebut bukan karena alasan musim kemarau yang sekarang ini sedang melanda Negeri Laskar Pelangi. Tapi kondisi tersebut karena Belitung sekarang ini sedang dilanda oleh kiriman kabut asap.

Kepala Statiun Metreologi Kelas III HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan Carles Siregar membenarkan Belitung saat ini sedang mendapat kiriman kabut asap. Asap tersebut merupakan kiriman dari Pulau Kalimantan, yang sekarang ini sedang dilanda kebakaran hutan.

"Iya cuaca kita ada kiriman kabut asap, itu dari Kalimantan. Sebetulnya bukan hari ini saja, tapi sudah sejak seminggu lalu," kata Carles kepada posbelitung.co, Senin (16/9/2019).

Namun yang terparah kiriman kabut asap tersebut memang sejak dua hari belakangan. Tapi keparahan tersebut tidak seperti daerah lain yang sekarang ini sedang diselimuti oleh kabut asap.

"Kita hanya dapat kiriman saja, kalau sumber utama dari Kalimantan. Tapi kalau hari ini lebih parah lagi dibandingkan kondisi kiriman kabut asap kemarin. Soalnya titik api asap ini di Kalimantan," jelasnya.

Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Belitung hari ini belum dikatakan kategori parah dibandingkan Pulau Kalimantan dan Pulau Sumatera. Lantaran jarak pandang penerbangan ke Bandara H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan, masih kategori aman dan terkendali.

Namun Kepala Statiun Metreologi Kelas III HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan Carles Siregar mengatakan terdapat perubahan atau penurunan jarak pandang akibat dari kiriman kabut asap dari Kalimantan ini.

"Sudah terjadi jarak pandang berkurang dari biasanya. Tapi kalau untuk jarak pandang penerbangan masih kategori aman. Tapi kami harapkan beberapa hari ini tidak bertambah ketebalannya," kata Carles kepada posbelitung.co, senin (16/9/2019).

Khusus untuk jarak pandang di bagian darat, visibilty (jarak penglihatan) masih di atas 1000 meter dan masih kategori aman untuk masyarakat. Namun tetap harus diwaspadai apabila ketebalan asap tersebut semakin bertambah.

"Kami himbau karena ini kaitan dengan kesehatan. Masyarakat yang beraktivitas di luar rumah kami minta menggunakan masker untuk mengantisipasi ISPA dan memang yang paling parah hari ini. Kami harap tidak bertambah, kalau bertambah lebih parah lagi nanti," pungkasnya.

(posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved