Berita Pangkalpinang

Debat Sengit di Rapat Banggar, Tim Cium Indikasi Eksekutif Perbesar SPPD Kegiatan

Badan Anggaran (Banggar) DPRD Babel menggelar rapat bersama komisi di DPRD Babel dan TAPD Pemprov

Debat Sengit di Rapat Banggar, Tim Cium Indikasi Eksekutif Perbesar SPPD Kegiatan
Bangka Pos / Hendra
Rapat Badan Anggaran di DPRD Babel, Senin (16/9/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Badan Anggaran (Banggar) DPRD Babel menggelar rapat bersama komisi di DPRD Babel dan TAPD Pemprov Kep. Babel, Senin (16/9/2019).

Rapat Banggar dipimpin langsung oleh Ketua Banggar sekaligua Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya didampingi wakil ketua Toni Purnama.

Dalam rapat tersebut, dari Komisi I hingga Komisi IV menemukan ada double honor kegiatan. Hampir di setiap kegiatan yang diajukan ada honor kegiatan atau SPPD baik dalam daerah maupun luar daerah.

"Ini ada indikasi untuk memperbesar SPPD saja. Kita ini ingin menekan anga defisit kita sekecil mungkin," kata Didit Srigusjaya.

Dia mengatakan setuju saja bila PPTK diberikan honor. Akan tetapi, tidak setuju bila diberikan juga SPPD.

Kemudian alat tulis kantor (ATK) disetiap kegiatan juga dipertanyakan. Padahal, setiap OPD sudah mengajukan anggaran belanja ATK.

"Setiap kegiatan itu sudah ada SPPD-nya, jadi tidak perlu lagi ada SPPD. Tahun lalu juga kita coret honor SPPD ini, kenapa tahun ini muncul lagi. Jadi baiknya di nolkan saja," ujar Didit.

Ketua Komisi III DPRD Babel, Dedy Wijaya dalam rapat Banggar pun menyampaikan temuannya terkait SPPD kegiatan ini. Bahkan ada yang kegiatan senilai Rp 3 miliar, besaran SPPD mencapai Rp 1 miliar.

"Kita sudah periksa semua anggaran yang diajukan oleh mitra kita di komisi III. Kita temukan SPPD dimasukkan lagi, ini terjadi double anggaran. Setiap kegiatan itu sudah ada SPPD nya, kenapa dimasukkan lagi," ujar Dedy Wijaya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Fery Insani menjelaskan bahwa tahun kemarin honor SPPD ini ada. Tetapi dikelola oleh sekretariat di masing-masing OPD.

"2019 memang honor SPPD ini ditarik lalu dikelola oleh sekretariat. Anggaran yahun 2020 kita masukkan lagi, honor SPPD itu dimasukkan lagi ke tiap bidang sesuai kegiatannya masing-masing," kata Fery Insani.

(Bangka Pos / Hendra).

Penulis: Hendra
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved