DPRD Babar Gelar 4 Rapat Paripurna Sekaligus, Raperda PDAM Dikembalikan

DPRD kabupaten Bangka Barat, menggelar rapat paripurna penyerahan nota keuangan pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan

DPRD Babar Gelar 4 Rapat Paripurna Sekaligus, Raperda PDAM Dikembalikan
Ist
Bupati Bangka Barat, Markus SH. 

DPRD Babar Gelar 4 Rapat Paripurna Sekaligus, Raperda PDAM Dikembalikan

BANGKAPOS.COM, BANGKA - DPRD kabupaten Bangka Barat, menggelar rapat paripurna penyerahan nota keuangan pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020, Senin (16/9/2019) sore.

Pada kesempatan DPRD juga menggelar paripurna pengembalian keputusan bersama DPRD dan kepala daerah terhadap Raperda tentanf perubahan APBD tahun anggaran 2019.

Paripurna Raperda tentang Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) dan Raperda Tentang PDAM Tirta Sejiran Setason. Rapat Paripurna dipimpin ketua DPRD Samsir, dihadiri Bupati Markus, wakil pimpinan H Badri Syamsu, Meidi Hestri, anggota DPRD, kepala OPD, Forkopimda, kepala perbankan dan BUMN.

Markus menyebut nota keuangan rancangan APBD kabupaten Bangka Barat tahun anggaran 2020 yang disampaikan ini sebelumnya telah dibahas di tingkat TAPD dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

"Dalam pembahasan tersebut terjadi penyesuaian terhadap KUA/PPAS kabupaten Bangka Barat, yang telah disepakati pada belanja langsung yaitu penyesuaian terhadap surat edaran Bupati Bangka Barat tentang penyusunan RKA OPD tahun 2020. Namun tetap memperhatikan nota kesepakatan KUA PPAS yang telah ditandatangani," ujar Markus

Pansus DPRD Kembalikan dan Kaji Raperda PDAM

Pansus DPRD Bangka Barat, mengembalikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang PDAM Tirta Sejiran Setason.

Anggota Pansus DPRD Babar Suhandi, menyebut pengembalian Raperda tersebut telah melalui pengkajian sesuai tugas dan hasil dari rapat bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

Dimana menurutnya, Raperda PDAM Tirta Sejiran Setason tersebut, tidak bisa dilaksanakan setelah dilakukan pengkajian oleh masing pansus dan bagian hukum dengan OPD terkait.

"Alasannya akan dilakukan pengkajian lebih lanjut terkait subtansi materi sesuai ketentuan perundang undangan. Menunggu ditetapkan aturan dan perlu di tambahkan reperensi aturan lainnya untuk memperkuat dalam penyusuan raperda tersebut," ujar Suhandi, memaprkan hasil pansus sejumlah fraksi, Senin (16/9/2019)

"Mengingat batas waktu masa bakti anggota DPRD akan berakhir maka dalam rapat pembahasan raperda disepakati bahwa raperda tentang PDAM tirta Sejiran Setason di kembalikan pemerintah daerah menunggu aturan pelaksananya dan penyesuaian kembali," tambahnya.

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved