Berita Bangka Selatan

Erzaldi : Permasalahan Puso Bisa Diatasi Meskipun Terlambat

Gubernur Provinsi Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman mengatakan jika permasalahan puso bisa diatasi sekali pun terlambat.

Erzaldi : Permasalahan Puso Bisa Diatasi Meskipun Terlambat
bangkapos.com/Muhammad Rizki
Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman saat melakukan peninjauan di Desa Rias. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA --  Saat melakukan peninjauan ke beberapa lokasi kekeringan sawah di Desa Rias, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Gubernur Provinsi Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rmosan mengatakan jika permasalahan puso bisa diatasi sekali pun terlambat.

"Masalah puso bisa kita atasi sekali pun terlambat, sekitar 50 hektare tidak bisa terselamatkan lagi, namun sisanya insyaallah bisa diselamatkan," ujar Erzaldi, Senin (16/9) kepada bangkapos.com

Erzaldi pun tadi menyempatkan diri untuk mengecek ke Bendungan Metukul, terkait rencana pemerintah untuk melakukan sodetan dari Bendungan Metukul yang menurut Erzaldi memiliki air yang melimpah ke Kolong Yamin dan Kolong Pumpung.

"Tadi kami ke Metukul kita lihat juga betapa pada saat musim panas pun airnya penuh di saluran, artinya saluran itu kan tertutup, atau ditutup masyarakat. Nah ini tidak boleh," tegas Erzaldi.

Ia mengatakan penutupan bendungan tersebut termasuk ke dalam perbuatan merusak aset daerah, dikarenakan pembangunan tersebut menggunakan biaya APBN dan APBD.

Tahun depan penutupan Bendungan Mentukul ini akan kembali dibuka agar suplai air dari Metukul benar-benar maksimal. Ia menambahkan yang terpenting adalah komunikasi dan manajemen harus tetap berjalan dan para petani pun harus terus disiplin.

"Yang penting komunikasi dan manajemen ini, keterlibatan balai, pemprov, pemkab, dan kelompok petani yang juga harus disiplin. Jangan nanti sudah digali buang sampah sembarangan, ga pernah gotong royong,"tutupnya

150 Hektare Sawah di Desa Rias Dapat Bantuan

Gubernur Provinsi Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman mengatakan jika untuk tahun depan ada sekitar 150 hektare lahan persawahan yang menderita kekeringan di Desa Rias Kabupaten Bangka Selatan (Basel) yang belum bisa tertangani.

Namun untuk sementara waktu pemerintah akan mensiasati hal itu dengan cara pompanisasi, dan pemerintah akan memberikan bantuan pompa enam inch tahun ini juga, dikarenakan saat ini masyarakat baru memakai pompa empat inch.

"Kita bantu pompa enam inch, jadi mereka pakai pompanisasi saja dulu," ujar Erzaldi, Senin (16/9)

Sehingga dengan bantuan pompa tersebut ia berharap permasalahan kekeringan tersebut bisa terselesaikan.

(bangkapos.com/Muhammad Rizki)

Penulis: Muhammad Rizki
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved