Berita Pangkalpinang

Kasatpol PP Babel Jelaskan Soal Pembelian Mobil Cran Rp 600 Juta dan Senjata Api Rp 330 Juta

Yamoa menjelaskan pengajuan senjata api tersebut untuk mendukung pekerjaan Satpol PP dalam melakukan penertiban, khususnya tambang.

Kasatpol PP Babel Jelaskan Soal Pembelian Mobil  Cran Rp 600 Juta dan Senjata Api Rp 330 Juta
Bangkapos.com/Riki Pratama
Ilustrasi senjata api 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Propinsi Kepulauan Babel, Yamoa mengakui bila Satpol PP mengajukan anggaran untuk pembelian senjata api, Senin (16/9/2019).

Yamoa menjelaskan pengajuan senjata api tersebut untuk mendukung pekerjaan Satpol PP dalam melakukan penertiban, khususnya tambang.

"Iya, ini khusus untuk penyidik kita melaksanakan tugas penertiban, seperti tambang ilegal. Kita belum ada senjata api, provinsi lain ada. Bahkan kabupaten pun sudah ada, seperti Kabupaten Bangka Selatan," kata Yamoa dihubungi bangkapos.com.

Dia mengatakan senjata api tersebut untuk menjaga keamanan anggotanya saat melaksanakan tugas.

Pasalnya beberapa kali melakukan penertiban tambang ilegal, mereka terpaksa urung dikarenakan penambang pun menggunakan senjata api.

"Saya sendiri yang mengalaminya. Saat kami mau melakukan penertiban, tiba-tiba terdengar suara tembakan. Khawatir keselamatan anggota, terpaksa kita mundur," kata Yamoa.

Terkait senjata yang diajukan, dia mengatakan senjatanya jenis laras pendek atau jenis pistol.

Sementara itu, untuk pengajuan mobil cran juga digunakan untuk mengangkut peralatan tambang ilegal yang ditertibkan.

"Ini hasil evaluasi kita, alat-alat tambang hasil penertiban sulit untuk kita bawa. Apalagi medannya terjal dan dalam. Alat-alat itu berat, tahulah bagaimana kondisinya kalau harus dipikul secara manual. Makanya kita ajukan mobil crane," ujar Yamoa.

Komisi I DPRD Babel sudah membawa pengajuan mobil cran dan senjata api ke Badan Anggaran (Banggar). Karenanya diperlukan pertimbangan dan masukan dari Banggar untuk menyetujui anggaran yang totalnya hampir Rp 1 miliar.

"Untuk mobil cran pengajuannya sebesar Rp 600 juta, kalau 3 pucuk senjata apinya total Rp 330 juta. Atau masing-masing Rp 110 juta," ujad Adet Mastur.

(Bangka Pos / Hendra)

Penulis: Hendra
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved