Berita Pangkalpinang

Khawatir Cuma untuk Gaya-gayaan, Anggaran 3 Pucuk Senpi Satpol PP Bangka Belitung Dibatalkan

Tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kep. Babel membatalkan anggaran pembelian 3 pucuk senjata api yang diajukan oleh Satpol PP

Khawatir Cuma untuk Gaya-gayaan, Anggaran 3 Pucuk Senpi Satpol PP Bangka Belitung Dibatalkan
Bangkapos.com/Muhammad Rizki
Ketua DPD PDIP Provinsi Babel, Didit Srigusjaya 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kep. Babel membatalkan anggaran pembelian 3 pucuk senjata api yang diajukan oleh Satpol PP Propinsi Kep. Babel, di RAPBD 2020.

Ketua Tim Banggar, Didit Srigusjaya mengatakan 3 pucuk senjata api yang diajukan oleh Satpol PP dinilai belum perlu dan tidak masuk skala prioritas.

"Belum perlu lah kalau untuk senjata api. Kita masih membutuhkan anggaran untuk kepentingan masyarakat yang lainnya. Kalau yang mobil cran kita setuju saja nggak apa," ujar Didit di Rapat Badan Anggaran, Senin (16/9/2019).

Dia juga menilai kepemilikan senjata api memerlukan izin yang cukup ketat. Kemudian pertimbangan lainnya kepemilikan senjata api ini sangat berbahaya bagi anggota satpol PP.

Kepala Bappeda Propinsi Babel, Fery Insani, selaku TAPD pun berpendapat yang sama. Di tengah defisit anggaran pengajuan anggaran pembelian senjata api di Satpol PP belum dirasakan sangat penting.

"Memang belum penting juga kalau untuk menunjang kerja satpol pp. Nanti cuma gaya-gaya. Kalau mobil cran masih bisalah kita akomodir," ujar Fery Insani.

Ketua Komisi I DPRD Babel, Adet Mastur mengatakan anggaran pembelian 1 unit mobil cran dan 3 pucuk senjata api hampir mencapai Rp 1 miliar.

"Untuk mobil cran anggarannya sekitar Rp 600 juta. Kalau yang senjata apinya 1 pucuknya sekitar Rp 110 juta. Jadi kalau 3 pucuk senjata api ini totalnya Rp 330 juta," ujar Adet Mastur.

(Bangka Pos / Hendra).

Penulis: Hendra
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved