Rakor Penyelarasan Program Perlindungan Bahasa dan Sastra

Kantor Bahasa Kepulauan Bangka Belitung menggelar rapat koordinasi membahas penyelarasan program perlindungan bahasa dan sastra di pusat dan di daerah

BANGKAPOS.COM - Kantor Bahasa Kepulauan Bangka Belitung menggelar rapat koordinasi membahas penyelarasan program perlindungan bahasa dan sastra di pusat dan di daerah yang digelar Kantor Bahasa Kepulauan Bangka Belitung di ruang pertemuan, LPMP Babel, Senin (16/9/2019).

Rakor mengundang berbagai unsur seperti media massa, perangkat pemerintah daerah, kampus, dan tenaga pendidikan. 

Peserta juga melontarkan isu bagaimana seharusnya menjaga bahasa daerah di tengah keluarga yang heterogen.

Satu di antara caranya kemudian adalah dengan cara tetap menggunakan bahasa daerah di mana keluarga itu berada.  

Sepanjang Bangka Pos juga ikut dalam diskusi itu, beberapa permasalahan yang ada tak bisa dianggap remeh.

Pasalnya, jika bahasa daerah punah, maka kebudayaan yang mengikuti penuturnya pun punah.

Pemerintah sendiri pun bahkan dikritik, karena alih-alih menggunakan bahasa Indonesia, mereka justru menggunakan istilah dari bahasa Inggris untuk penamaan persimpangan, kawasan pusat kota, bahkan dalam surat menyurat.

Kepala Kantor Badan Bahasa Babel Yani Paryono mengatakan tugas pelestarian dan revitalisasi bahasa dan sastra daerah adalah tanggung jawab bersama. 

Dia mengatakan, kelestarian bahasa dan sastra daerah di Babel sangat penting.

Saat ini pihaknya telah mulai mengumpulkan data kebahasaan daerah untuk menyempurnakan kamus bahasa Bangka yang mereka susun.

(bangkapos.com/Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Tomi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved