Satpol PP di Bangka Belitung Minta Dipersenjatai, Penambang Pakai Pistol Jadi Alasan

Satpol PP Provinsi Bangka Belitung mengajukan anggaran hampir Rp 1 miliar untuk peralatan pendukung penertiban tambang ilegal.

Satpol PP di Bangka Belitung Minta Dipersenjatai, Penambang Pakai Pistol Jadi Alasan
tribunnews
ilustrasi 

BANGKAPOS.COM -- Satuan Polisi Pamong Praja di Bangka Belitung akan dilengkapi senjata api. Penindakan tambang ilegal jadi alasan Satpol PP dipersenjatai.

Satpol PP Provinsi Bangka Belitung mengajukan anggaran hampir Rp 1 miliar untuk peralatan pendukung penertiban tambang ilegal.

Peralatan yang diajukan yakni mobil cran dan 3 pucuk senjata api.

Anggaran ini terungkap saat pembahasan di Badan Anggaran (Banggar), Senin (16/9/2019). 

"Yang senjata api ini, alasan mereka seperti saat menertibkan tambang banyak penambang yang menggunakan senjata api dan senjata tajam.

Dikhawatirkan penambang yang menggunakan senjata ini mengancam penertiban mereka," kata Mastur, Ketua Komisi I DPRD Babel.

Selasa (10/9/2019), Sat Pol PP Bangka Barat, kembali menggeruduk lokasi Tambang yang beroperasi di kawasan kaki Menumbing.
Selasa (10/9/2019), Sat Pol PP Bangka Barat, kembali menggeruduk lokasi Tambang yang beroperasi di kawasan kaki Menumbing. (Antoni Ramli)

Untuk anggaran yang diajukan, mobil cran diajukan sebesar Rp 600 juta, sedangkan senjata api sekitar Rp 330 juta, atau masing-masing Rp 110 juta.

Adet menambahkan untuk mobil cran akan digunakan untuk mengangkat alat mesin TI hasil razia.

"Mesin TI itu cukup berat, belum lagi medannya sangat sulit.

Jadi kami pikir bisa diakomodir untuk mobil cran ini, kalau senjata api, tergantung badan anggaran dan TAPD yang memutuskan," pungkas Adet.

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved