Satpol PP di Bangka Belitung Minta Dipersenjatai, Penambang Pakai Pistol Jadi Alasan

Satpol PP Provinsi Bangka Belitung mengajukan anggaran hampir Rp 1 miliar untuk peralatan pendukung penertiban tambang ilegal.

Satpol PP di Bangka Belitung Minta Dipersenjatai, Penambang Pakai Pistol Jadi Alasan
tribunnews
ilustrasi 

Sementara itu, untuk pengajuan mobil cran juga digunakan untuk mengangkut peralatan tambang ilegal yang ditertibkan.

"Ini hasil evaluasi kita, alat-alat tambang hasil penertiban sulit untuk kita bawa.

Apalagi medannya terjal dan dalam.

Alat-alat itu berat, tahulah bagaimana kondisinya kalau harus dipikul secara manual. Makanya kita ajukan mobil crane," ujar Yamoa.

Komisi I DPRD Babel sudah membawa pengajuan mobil cran dan senjata api ke Badan Anggaran (Banggar). Karenanya diperlukan pertimbangan dan masukan dari Banggar untuk menyetujui anggaran yang totalnya hampir Rp 1 miliar.

"Untuk mobil cran pengajuannya sebesar Rp 600 juta, kalau 3 pucuk senjata apinya total Rp 330 juta. Atau masing-masing Rp 110 juta," ujad Adet Mastur.

Sudah Disetujui Wali Kota

Tak hanya Satpol PP Pemprov Bangka Belitung yang bakal miliki senjata api, Wali Kota Pangkalpinang telah menyetujui penggunaan senjata api bagi Satpol PP Kota Pangkalpinang.

Plt Kasat Pol PP, Kota Pangkalpinang, Susanto, menyebutkan tidak akan lama lagi pihaknya akan memiliki senjata.

Pengajuannyapun sudah disetujui oleh Wali Kota Pangkalpinang, saat ini hanya menunggu realisi barangnya.

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved