Wali Kota Pangkalpinang Penggemar Bonsai, Unggul Punya Nilai Jual dan Unik

Wali Kota Pangkalpinang, Maulana Aklil (Molen) didampingi istri dan anaknya secara resmi membuka perlombaan bonsai di Taman Wilhemina Park

Wali Kota Pangkalpinang Penggemar Bonsai, Unggul Punya Nilai Jual dan Unik
bangkapos.com/Ferdi Aditiawan
Walikota Pangkalpinang melakukan pemotongan pita sekaligus membuka perlombaan bonsai di Taman Wilhemina Park, Minggu (15/9/2019) sore. 

BANGKAPOS.COM--Wali Kota Pangkalpinang, Maulana Aklil (Molen) didampingi istri dan anaknya secara resmi membuka perlombaan bonsai di Taman Wilhemina Park, Minggu (15/9/2019) sore.

Perlombaan bonsai yang mengusung tema Kota Beribu Senyuman hijau dalam pesona bonsai secara resmi dibuka dengan pemotongan pita yang ada di pintu masuk tempat perlombaan dan disaksikan panitia dan para pengunjung yang datang.

"Bismillahirohmannirrohim secara resmi saya buka perlombaan bonsai dalam rangka HUT jadi Kota Pangkalpinang ke 262," ucap Molen seraya memotong pita, Minggu (15/9/2019) sore.

Molen juga berharap dengan adanya perlombaan bonsai ini bisa memperkenalkan tanaman hias bonsai ini agar mempunyai nilai jual dan dapat dilestarikan di Bangka Belitung.

"Saya mendukung kegiatan ini karena bonsai merupakan tanaman hias yang mempunyai nilai dan keunikan sendiri. Selain itu saya juga memang pencinta bonsai," kata Molen.

Pengunjung sangat antusias menyaksikan pameran ini dengan terus memadati lokasi acara di Taman Wilhemina Park.

Perlombaan bonsai yang diadakan Komunitas Pencinta Bonsai Bangka Belitung dalam rangka HUT jadi Kota Pangkalpinang ke 262 berhasil menyita perhatian pengunjung, Minggu (15/9/2019) sore

Pengunjung yang datang dari berbagai kabupaten kota yang ada di Bangka Belitung ini terdiri dari semua golongan mulai dari orang tua, remaja, dewasa, serta anak-anak.

Ratusan bonsai dan berbagai macam ukuran mulai dari yang kecil sampai yang besar milik para peserta lomba pun tak luput dari pemandangan para pengunjung yang datang ke Taman Wilhemina Park.

Dimas salah satu pengunjung dari Belinyu mengatakan dia sengaja datang bersama anak dan istri untuk melihat bonsai.

"Memang sengaja datang bersama anak dan istri untuk melihat kecantikan dan keunikan bonsai yang ada, karena saya penggemar bonsai. Di rumah saya ada tetapi masih kecil," kata Dimas saat ditemui bangkapos.com Minggu (15/9/2019) sore.

Hal yang sama juga disampaikan Winda pengunjung dari Muntok memang sengaja datang jauh-jauh dari Muntok untuk melihat bonsai sekaligus ingin  jalan-jalan dan refreshing bersama suami dan anak.

(bangkapos.com/Ferdi Aditiawan)

 

Penulis: Maggang (mg)
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved